Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Bau Kaki

  • 23 Jul 2026 19:59 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Bau kaki lebih sering muncul pada orang yang sering mengenakan sepatu dan kaos kaki tertutup sepanjang hari, sehingga membuat kakinya menjadi lembap. Selain itu, orang yang jarang mengganti sepatu dan kaos kaki atau jarang mencuci kaki juga lebih berisiko mengalami bau kaki.

Selain karena kurang terjaganya kebersihan kaki, ada pula kondisi atau faktor lain yang bisa membuat seseorang lebih rentan mengalami bau kaki, di antaranya:

  • Stres berlebihan;
  • Sering berkeringat karena olahraga atau kondisi hiperhidrosis;
  • Perubahan hormon, misalnya pada remaja dan ibu hamil;
  • Efek samping obat-obatan tertentu;
  • Kurap atau infeksi jamur di kaki.

Beragam cara mengatasi bau kaki

Dikutip dari laman alodokter.com, ada beberapa cara mudah yang dapat dilakukan untuk mengatasi bau kaki, antara lain:

  1. Gunakan sepatu yang berbeda

Sepatu yang menutup seluruh kaki paling berisiko menyebabkan bau kaki. Saat santai, sesekali gunakan sepatu sandal atau sepatu yang sedikit terbuka. Pilihlah sepatu dengan bahan kulit atau kanvas daripada bahan sintetis untuk meminimalkan munculnya bau.

Sebaiknya memiliki lebih dari satu pasang sepatu agar dapat menggunakannya secara bergantian. Hal ini membuat sepatu dapat dicuci atau dijemur setidaknya 2 hari sekali untuk mencegah munculnya bau.

  1. Kenakan kaos kaki yang menyerap keringat

Jika menggunakan kaos kaki, pilihlah yang terbuat dari wol atau katun karena dapat menyerap keringat lebih baik. Jangan lupa juga untuk mengganti kaos kaki setiap hari.

  1. Jagalah selalu kebersihan kaki

Menjaga kebersihan kaki tentunya merupakan hal paling utama untuk mencegah bau kaki. Cucilah kaki setiap hari hingga ke sela-sela jari kaki menggunakan sabun. Gunakan lulur atau scrub untuk meluruhkan sel-sel kulit mati di kaki, terutama bagian telapak kaki.

Pastikan untuk mengeringkan kaki setelah mencucinya agar tidak lembap. Selain itu, jangan lupa juga untuk memotong kuku kaki secara rutin, karena kuku kaki yang panjang dapat menjadi rumah yang ideal bagi pertumbuhan bakteri.

  1. Gunakan produk penghilang bau kaki

Selain menjaga kebersihan kaki, gunakan beberapa produk penghilang bau, seperti deodoran, bedak antijamur khusus kaki, semprotan disinfektan, dan sabun khusus antibakteri untuk mencuci kaki.

Selain beberapa cara di atas, hindari pula menggunakan sepatu yang sempit atau ketat agar area di sekitar kaki tidak lembap. Cuci sepatu secara rutin, terutama yang sering digunakan untuk mencegah hadirnya bakteri dan jamur.

Jika bau kaki belum juga hilang setelah menerapkan beberapa cara tersebut, segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui kemungkinan adanya penyakit lain yang menyebabkan bau kaki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....