Cara Ampuh Mengatasi Insomnia agar Tidur Lebih Nyenyak
- 20 Mar 2026 14:34 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Insomnia atau sulit tidur menjadi masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat karena pola hidup yang tidak teratur. Imsomnia adalah kondisi kronis yang ditandai dengan kesulitan memulai tidur, mempertahankan tidur atau kualitas tidur yang buruk.
Dalam akun Youtube-nya, dr. Saddam Ismail menjelaskan bahwa insomnia kronis dapat menimbulkan berbagai dampak kesehatan. Kondisi ini bisa menyebabkan penurunan konsentrasi, gangguan mood, peningkatan resiko kecelakaan, melemahnya sistem kekebalan tubuh, bahkan bisa meningkatkan resiko penyakit kronis seperti jantung, diabetes dan depresi.
Karena itu, mengatasi insomnia menjadi salah satu bentuk investasi kesehatan fisik dan mental jangka panjang. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan membangun kebiasaan tidur sehat atau yang dikenal dengan istilah sleep hygiene. Langkah ini paling krusial dalam mengatasi insomnia karena melibatkan serangkaian praktik yang menciptakan kondisi optimal untuk tidur yang nyenyak.
Berikut langkah – langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kualitas tidur:
Mengatur Jadwal Tidur yang Konsisten
Baca juga: Tubuh Lelah Belum Tentu Mudah Terlelap TidurUsahakan untuk tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk pada akhir pekan. Kebiasaan ini membantu tubuh menyesuaikan ritme biologis atau ritme sirkadian sehingga pola tidur menjadi lebih teratur.
Menciptakan Rutinitas Tidur yang Menenangkan
Aktivitas seperti membaca buku, mandi air hangat, mendengarkan musik yang menenangkan, atau melakukan meditasi dan latihan pernapasan dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks. Sebaliknya, hindari aktivitas yang dapat menstimulasi otak atau memicu emosi menjelang waktu tidur.
Memastikan Lingkungan Tidur yang Optimal
Lingkungan tidur yang nyaman juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas tidur. Pastikan juga kamar tidur dalam keadaan gelap, tenang, dan memiliki suhu yang nyaman. Selain itu, perlu diperhatikan juga untuk penggunaan kasur, bantal, dan guling yang mendukung posisi tidur juga dapat membantu tubuh lebih rileks saat beristirahat.
Membatasi Paparan Cahaya Biru
Batasi paparan cahaya biru dari perangkat elektronik seperti ponsel, tablet, laptop, maupun televisi setidaknya satu hingga dua jam sebelum tidur. Cahaya biru dapat menghambat produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang berperan penting dalam mengatur rasa kantuk.
Memperhatikan Asupan Makanan dan Minuman Sebelum Tidur
Hindari makanan berat, pedas, dan berlemak menjelang waktu tidur. Batasi juga konsumsi kafein seperti kopi dan teh setidaknya empat hingga enam jam sebelum tidur. Selain itu, hindari minuman berenergi dan alkohol karena dapat mengganggu kualitas tidur.
Olahraga Secara Teratur
Olahraga secara teratur juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur, namun sebaiknya tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur. Idealnya, olahraga dilakukan tiga hingga empat jam sebelum tidur agar tubuh memiliki waktu untuk kembali rileks.
Menghindari Tidur Siang Berlebihan
Batasi tidur siang sekitar 20 hingga 30 menit saja sebagai power nap atau menyegakan badan. Tidur siang terlalu lama justru membuat gangguan tidur di malam harinya.
Dengan menerapkan kebiasaan tidur yang sehat secara konsisten, insomnia dapat dikendalikan sehingga tubuh memperoleh waktu istirahat yang cukup dan berkualitas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....