UIN Sunan Kalijaga Pimpin PTKIN dalam Publikasi dan Sitasi Internasional
- 30 Mei 2026 13:50 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi di bidang riset dan publikasi ilmiah internasional. Berdasarkan data benchmarking SciVal dan Scopus per Mei 2026, UIN Sunan Kalijaga menempati posisi teratas di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam jumlah publikasi internasional bereputasi maupun sitasi yang diperoleh.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Sunan Kalijaga, Dr. Abdul Qoyum, mengatakan bahwa sepanjang periode 2025 hingga Mei 2026, UIN Sunan Kalijaga menghasilkan 426 dokumen publikasi internasional. Jumlah tersebut terdiri atas 308 publikasi pada tahun 2025 dan 118 publikasi pada tahun 2026 hingga periode pengambilan data dilakukan.
Capaian tersebut menunjukkan produktivitas publikasi internasional UIN Sunan Kalijaga yang terus mengalami peningkatan dan layak mendapat predikat sebagai PTKIN dengan produktivitas publikasi internasional tertinggi. Peningkatan ini menunjukkan semakin kuatnya budaya riset di lingkungan kampus, sekaligus mencerminkan berkembangnya kolaborasi akademik dengan mitra internasional.
"Jika dilihat secara khusus pada capaian tahun 2026, tren produktivitas publikasi masih terus bergerak positif meskipun tahun berjalan belum berakhir. Hingga periode pengambilan data, UIN Sunan Kalijaga telah menghasilkan 118 dokumen internasional bereputasi pada tahun 2026, tertinggi di antara PTKIN lainnya," ujar Abdul Qoyum.
Selain unggul dalam jumlah publikasi, UIN Sunan Kalijaga juga mencatatkan performa terbaik pada indikator sitasi internasional. Total sitasi yang diperoleh mencapai 898 kali, terdiri atas 865 sitasi pada tahun 2025 dan 33 sitasi sepanjang tahun 2026 hingga Mei.
Abdul Qoyum menilai tingginya angka sitasi menjadi bukti bahwa hasil penelitian yang dipublikasikan oleh sivitas akademika UIN Sunan Kalijaga tidak hanya produktif secara kuantitas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan menjadi rujukan bagi peneliti di berbagai negara.
Pada tahun 2026 saja, UIN Sunan Kalijaga juga tercatat sebagai PTKIN dengan jumlah sitasi tertinggi. Hal ini menunjukkan bahwa publikasi yang dihasilkan semakin relevan dan memperoleh pengakuan yang luas di tingkat internasional.

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi Hasan, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan bagian dari upaya transformasi kampus menuju perguruan tinggi berkelas dunia. Penguatan riset dan publikasi internasional, menurutnya, menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan daya saing akademik di tingkat global.
"Peningkatan produktivitas publikasi internasional tidak hanya menjadi ukuran kinerja akademik, tetapi juga merupakan indikator penting yang menunjukkan penguatan mutu riset dan reputasi akademik UIN Sunan Kalijaga di masa depan," kata Noorhaidi.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen kampus, mulai dari dosen, peneliti, mahasiswa, pengelola jurnal, hingga LPPM yang selama ini konsisten mendorong pengembangan budaya riset.
Melalui berbagai program penguatan kapasitas peneliti, perluasan kemitraan dengan perguruan tinggi luar negeri, serta peningkatan kolaborasi publikasi internasional, UIN Sunan Kalijaga terus berupaya memperkuat posisinya dalam ekosistem riset global.
Prestasi ini sekaligus melengkapi sejumlah capaian internasional yang sebelumnya telah diraih UIN Sunan Kalijaga, di antaranya peringkat ketujuh dunia dalam Scimago Institutions Rankings bidang Religious Studies dan posisi ke-37 dunia pada QS World University Rankings by Subject untuk bidang yang sama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....