Pendekatan Spiritual Menjadi Keunggulan Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga
- 09 Jun 2026 15:50 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar, menilai Program Studi Kedokteran dan Program Profesi Dokter UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memiliki keunggulan tersendiri karena menggabungkan pendidikan kedokteran dengan nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan. Hal tersebut disampaikan Nasaruddin Umar usai meresmikan Program Studi Kedokteran dan Program Profesi Dokter UIN Sunan Kalijaga di Yogyakarta, Kamis, 4 Juni 2026.
Menurutnya, dokter tidak hanya dituntut menguasai ilmu medis, tetapi juga perlu memahami kondisi psikologis dan spiritual pasien. Kemampuan tersebut dinilai penting untuk mendukung proses penyembuhan yang lebih menyeluruh, baik itu fisik, mental, maupun spiritual.
Dalam banyak kasus, katanya, proses penyembuhan tidak hanya ditentukan oleh tindakan medis saja, tetapi juga dipengaruhi kondisi psikologis pasien.
"Karena itu kemampuan dokter membangun komunikasi yang empatik dan memberikan penguatan spiritual menjadi bagian penting dalam pelayanan Kesehatan," ujarnya.
Menag yakin lulusan kedokteran UIN Sunan Kalijaga akan memiliki keunggulan tersendiri karena dibentuk dalam lingkungan akademik yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman. Selain itu, pembukaan Program Studi Kedokteran di UIN Sunan Kalijaga dinilai sejalan dengan kebutuhan pembangunan nasional di sektor kesehatan.
Menurut Nasaruddin, Indonesia masih membutuhkan lebih banyak tenaga kesehatan berkualitas untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penanganan persoalan kesehatan masyarakat.
| Baca juga: ASUS Hadirkan PC AI untuk Bisnis |
"Kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional. Kehadiran fakultas kedokteran diharapkan dapat memperkuat upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia," katanya.
Nasaruddin juga menilai UIN Sunan Kalijaga memiliki modal yang kuat untuk mengembangkan pendidikan kedokteran karena didukung berbagai disiplin ilmu yang telah berkembang di kampus tersebut, mulai dari studi keislaman, pendidikan, hukum, bahasa, hingga sains dan teknologi.
Menurutnya, kolaborasi antardisiplin ilmu tersebut dapat menjadi fondasi bagi pengembangan pendidikan tinggi yang mampu menjawab berbagai tantangan masyarakat di masa depan. Ia pun optimistis UIN Sunan Kalijaga dapat berkembang menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang memadukan nilai-nilai keislaman dengan kemajuan sains dan teknologi.
"Kampus ini memiliki potensi besar menjadi pusat integrasi ilmu yang melahirkan generasi masa depan yang dibutuhkan umat, bangsa, dan negara," ucapnya.
Pembukaan Program Studi Kedokteran dan Program Profesi Dokter menjadi langkah baru bagi UIN Sunan Kalijaga dalam memperluas kontribusi di bidang pendidikan dan kesehatan. Program tersebut diharapkan mampu mencetak dokter yang kompeten, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap aspek kemanusiaan dan kebutuhan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....