Noorhaidi Hasan Minta Wisudawan Sunan Kalijaga Jadi Alumnus Berdampak
- 12 Feb 2026 21:57 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kala mewisuda 570 orang wisudawan dan wisudawati, Rabu, 11 Februari 2026, Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Noorhaidi Hasan menginginkan agar kampus UIN Sunan Kalijaga menjadi kampus yang berdampak.
Sebab itu, di tengah derasnya tuntutan zaman, disrupsi teknologi dan informasi, bahkan krisis kemanusiaan, perguruan tinggi menurut Noorhaidi Hasan tak lagi cukup meluluskan sarjana. Kampus dituntut untuk melahirkan lulusan yang berdampak.
“Oleh karena itu, Anda lulus dengan predikat kesarjaan plus, karena tidak saja memiliki komptensi keilmuan masing-masing, tetapi juga dibekali dengan semangat keislmana, spiritualitas, dan semangat untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, negara, dan peradaban dunia,” ucapnya.
Rektor pun memaparkan, sebelum diwisuda, para mahasiswa telah menempuh beragam fase yang membentuk karakter mereka menuju alumnus yang berdampak.
“Selama kuliah itu, Anda menjalani fase liminal, fase penuh tantangan, fase penuh perjuangan. Didahului oleh pra-liminal, untuk nanti setelah berhasil melewati fase yang penuh tantangan ini, Anda akan memasuki fase post-liminal,” kata Noorhaidi.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof Noorhaidi Hasan mengingatkan, dibalik kesuksesan yang kini diraih para wisudawan, ada peran penting dari berbagai pihak, termasuk dosen dan tenaga pendidik, yang telah mengantarkan mahasiswa menuju kelulusan.
“Di belakang kesuksesan Anda, ada dosen, ada tenaga kependidikan, ada pembimbing, semua yang terlibat dalam mengantar keberhasilan Anda menyelesaikan studi. Dan yang lebih penting, ada orang tua, wali dan handai taulan yang selalu mendukung, mendoakan, dan berdiri kokoh di balik keberhasilan Anda,” ujar Rektor.
Sementara itu, Zeni Lutfiyah, lulusan program doktor Studi Islam pada Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang mewakili para wisudawan menyatakan, prosesi wisudah adalah momentum transisi untuk perjalanan hidup yang lebih penuh tantangan di masa depan.
“Ini adalah pintu menuju babak baru yang penuh tantangan dan ketidakpastian, tetapi juga dipenuhi dengan harapan. Di luar sana, kita akan menghadapi tantangan yang mungkin membuat kita tersandung atau jatuh. Namun, jatuh bukanlah kegagalan, melainkan pembelajaran,” ucap dia.
UIN Sunan Kalijaga sendiri menggelar sidang senat terbuka wisuda periode II untuk tahun akademik 2025/2026 pada 11 dan 12 Februari kemarin. Untuk prosesi wisuda tahap pertama, dikukuh 570 orang wisudawan di Gedung Multipurpose kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Sejumlah wisudwan mendapat predikat wisudawan terbaik dan tercepat berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 16.1 Tahun 2026 tertanggal 11 Februari 2026. Pada jenjang sarjana misalnya, capaian terbaik tercepat diraih Meifika Nanda Saqina (Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi) dengan IPK 3,73.
Kemudian ada Kavina Bi’izzika (Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya) dengan IPK 3,77; Delfi Ade Yustyan (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan) 3 tahun 3 bulan 3 hari (IPK 3,91); serta Reziq Mahfuz Ma.Iballa (Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam) 3 tahun 3 bulan 16 hari (IPK 3,93).
Pada jenjang magister, Prasdika Widas Sena (Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi) menyelesaikan studi dalam 1 tahun 6 bulan 22 hari (IPK 3,87); Bangkit Adi Saputra (Interdisciplinary Islamic Studies, Pascasarjana) dengan IPK 3,92; Tiyara (Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Ilmu Budaya) 1 tahun 8 bulan 27 hari (IPK 3,92).
Selain itu, ada Yusuf Firdaus Hasibuan (Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam) 1 tahun 10 bulan 10 hari (IPK 4,00); serta Siti Nurjannah (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan) 1 tahun 9 bulan 27 hari (IPK 4,00).
Sementara itu, pada jenjang doktor, Endang Sumiati (S3 Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan) denga IPK 3,88, dan Sriyati Dwi Astuti (Doktor Studi Islam, Pascasarjana) dalam 3 tahun 1 bulan 16 hari (IPK 3,89).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....