Kolam Amnesi Labat: Alternatif Berenang Aman dan Sehat

  • 19 Jun 2024 09:17 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: Kolam Amnesi merupakan salah satu tempat wisata gratis yang wajib anda kunjungi. Kolam Amnesi terletak di Kelurahan Bakunase II, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang-Nusa Tenggara Timur. Letaknya langsung di pinggir jalan sehingga sangat mudah ditemukan oleh pengunjung.

Dahulu tempat ini bernama Nisum, tetapi akhirnya diganti menjadi Amnesi yang merupakan suatu marga. Pada waktu terjadi perang antara Jepang dengan Indonesia, orang-orang dari Kota Kupang menyelamatkan diri ke tempat tersebut. Sedangkan banyak orang yang bermukim di tempat itu berpindah ke Naioni. Setelah di Nisum sudah aman, barulah orang-orang tersebut kembali ke tempat mereka semula.

Di tempat tersebut, ada seorang bapak yang terkenal karena sering naik turun gunung, namanya Pak Oten Nasi. Biasanya orang-orang memanggil dengan nama Amnesi, dimana dalam bahasa Timor, "am" artinya "bapak" dan "nesi" artinya "lebih", jadi amnesi artinya bapak yang punya kelebihan.

Banyak orang yang mengenalnya di tempat tersebut, sehingga tempat itu diganti menjadi Amnesi dan kolam yang ada ditempat itu pun dinamakan kolam Amnesi. Ada sejumlah pohon besar dan rimbunnya pepohonan di sekitar kolam memberi kesejukan bagi para pengunjung Kolam Amnesi.

Kolam yang memiliki mata air ini, dengan pasokan air bersih bagi warga di sekitar. Pada bagian Timurnya terdapat sebuah bak air khusus yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan air bersih, sehingga warga setempat yang memerlukan air bersih untuk keperluan memasak dan lainnya dapat mengambilnya di situ.

Selain itu air ini pun digunakan warga untuk mengairi sawah dan perkebunan mereka. Pada sisi lain terdapat kolam besar yang dapat dimanfaatkan pengunjung untuk mencuci pakaian, dan mandi.

Kolam dengan air jernih yang dasarnya masih berpasir dan berbatu, tetapi sekalipun banyak orang yang mandi di situ, tidak membuat airnya keruh. Bahkan terdapat ikan air tawar yang selalu ada di situ walaupun banyak yang berkunjung.

Di samping kolam terdapat bangunan toilet permanen yang sudah rusak dan terbengkalai. Untuk itu perlu adanya perhatian khusus dari pemerintah terhadap potensi wisata yang satu ini, agar dapat menata tempat ini bisa menjadi lebih baik, serta peran penting dari setiap pengunjung untuk dapat menjaga kebersihan alam sekitar. (Daten)


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....