Sungai Bawak Are, Sesaot Sajikan Sensasi Kesejukan Alami

  • 28 Jan 2024 15:54 WIB
  •  Mataram

KBRN, Lombok Barat: Berada di lereng Gunung Argapura atau Gunung Punikan, dikelilingi oleh hutan yang masih sangat lebat, Desa Sesaot telah lama dikenal sebagai salah satu produsen buah lokal berkualitas, seperti Durian, Rambutan, Manggis, Mangga, Alpukat, dan berbagai jenis umbi-umbian. Bahkan Desa ini termasuk produsen buah terbesar di Kabupaten Lombok Barat.

Dilansir dari BBPD NTB, sebagaimana desa-desa lainnya yang berada di kaki Gunung Argapura, Desa Sesaot juga diberkati dengan sumber mata air yang berlimpah. Uniknya, hampir semua mata air yang berada di dalam lingkaran gunung berapi tua yang sudah tidak aktif ini memiliki warna air biru kehijauan. Mulai dari air terjun, sungai, kelebutan (sumber mata air), hingga air saluran irigasinya berwarna agak biru kehijauan.

Tak heran jika sejak zaman dahulu kala, warga lokal Lombok telah menjadikan Desa Sesaot sebagai salah satu destinasi wisata favorit.

Selain air terjun, sejumlah sungai yang melintasi Desa penghasil buah terbesar di Kabupaten Lombok Barat ini juga mampu menjadi magnet yang menarik minat wisatawan. Salah satu sungai yang sangat populer adalah Sungai Bawak Are.

Sungai Bawak Are yang sebenarnya merupakan aliran sungai Sesaot ini berada tepat di bawah pemukiman penduduk, dengan akses masuk melalui jalan di samping Masjid Sesaot atau melalui samping Pura Sesaot.

Sungai ini menawarkan air jernih berwarna biru kehijauan yang mengalir di atas bebatuan beku dengan tekstur unik yang kemungkinan terbentuk dari aliran magma atau lahar dingin pada masa lampau.

Sumber air Sungai Bawak Are sendiri berasal dari Sungai Sesaot yang bermuara di Air Terjun Segenter, di Dusun Kumbi, Sungai Bunut Ngengkang di Desa Buwun Sejati, serta beberapa titik mata air tanah atau kelebut di bawah Pura Sesaot dan area sekitarnya, termasuk di dekat lokasi tambang pasir di sebelah timur jembatan Sesaot.

Banyaknya sumber air tersebut menjadikan Sungai Bawak Are atau sungai sesaot tidak pernah mengering sepanjang tahun.

Sungai Bawak Are bermuara di Sungai Jangkuk, di sekitar Batu Bedil, yang menjadi pembatas wilayah antara Desa Buwun Sejati dan Dusun Praba, Desa Punikan, Kecamatan Lingsar. Sebelum mencapai Batu Bedil, Sungai Bawak Are atau Sungai Sesaot juga membentuk beberapa air terjun kecil dengan kolam batu yang menawan namun masih jarang dieksplorasi.

Bagi yang ingin merasakan kesegaran air yang bersumber dari dalam perut bumi, Desa Sesaot adalah pilihan yang tepat.

Buat yang suka tantangan, hutan Sesaot juga menyimpan sejumlah air terjun rahasia, seperti Air Terjun Tembiras, Air Terjun Sendalem, Air Terjun Tibu Goa, dan beberapa air terjun lainnya yang masih belum banyak dieksplorasi.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....