5 Wisata Sejarah Kemerdekaan yang Wajib Dikunjungi Saat HUT RI
- 06 Agt 2026 09:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Beberapa destinasi wisata sejarah yang dapat dikunjungi untuk mengenang perjuangan para pahlawan kemerdekaan Indonesia.
- Museum Perumusan Naskah Proklamasi
RRI.CO.ID, Jakarta – Momen Hari Ulang Tahun Republik Indonesia dapat dimanfaatkan untuk mengunjungi tempat bersejarah perjuangan bangsa. Sejumlah museum dan monumen menyimpan jejak penting menuju Proklamasi 17 Agustus 1945.
Mengunjunginya dapat menjadi cara mengenang jasa para pahlawan sekaligus memahami sejarah bangsa. Berikut beberapa destinasi wisata sejarah yang dapat dikunjungi untuk mengenang perjuangan para pahlawan kemerdekaan Indonesia.
Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Jakarta
Museum ini merupakan di bekas rumah Laksamana Tadashi Maeda, lokasi perumusan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Di rumah inilah Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Soebardjo merumuskan naskah Proklamasi sebelum diketik Sayuti Melik.
Tempat ini menyimpan lebih dari seribu koleksi asli dan replika terkait peristiwa proklamasi. Kini bangunan tersebut menjadi Museum Perumusan Naskah Proklamasi yang menyimpan mesin tik, ruang perumusan, dan berbagai koleksi sejarah.
Museum ini dibuka hari Selasa sampai Minggu. Pengunjung dapat datang selama jam operasi yakni mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Taman Proklamasi dan Tugu Proklamasi, Jakarta
Kawasan ini berdiri di lokasi pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Lokasi ini dahulu merupakan lokasi rumah Soekarno di Pegangsaan Timur 56.
Rumahnya memang sudah tidak ada, tetapi kawasan itu diperingati melalui Monumen Proklamasi dan Tugu Petir. Tempat wisata sejarah ini buka setiap hari Selasa sampai Minggu pukul 06.00 hingga 16.00 WIB, dan tutup pada hari Senin.
Gedung Joang '45, Jakarta
Gedung Joang '45 awalnya adalah Hotel Schomper sebelum dimanfaatkan sebagai pusat pendidikan politik pemuda Indonesia. Museum ini menampilkan diorama, arsip, dan dokumentasi perjuangan nasional.
Pengunjung dapat melihat dokumentasi Proklamasi serta rekaman pidato Bung Karno di Lapangan Ikada. Gedung ini juga menyimpan mobil dinas Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta pada awal kemerdekaan.
Gedung Joang '45 buka hari Selasa sampai Minggu pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Harga tiketnya mulai dari Rp10 ribu di hari kerja dan Rp15 ribu di akhir pekan.
Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta
Museum Benteng Vredeburg menyajikan perjalanan perjuangan bangsa melalui koleksi dan diorama sejarah. Bangunan benteng kolonial ini kemudian difungsikan sebagai museum perjuangan kemerdekaan.
Diorama museum menggambarkan peristiwa penting sejak abad ke-19 hingga pengakuan kedaulatan Indonesia. Museum ini berada di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta, berdekatan dengan Malioboro dan Keraton Yogyakarta.
Jam operasional museum terbagi menjadi hari Selasa hingga Kamis pukul 08.00–20.00 WIB dan Jumat hingga Minggu pukul 08.00–21.00 WIB. Harga tiket untuk masuk museum mulai dari Rp15 ribu.
Monumen Nasional (Monas), Jakarta
Monas dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Lidah api di puncak Monas dilapisi emas dan menjadi lambang semangat perjuangan yang tidak pernah padam.
Di bagian dasar monumen setinggi 132 meter ini terdapat Museum Sejarah Nasional yang menampilkan diorama perjalanan bangsa. Pengunjung juga dapat menikmati panorama Jakarta dari pelataran puncak menggunakan teropong.
Kawasan taman Monas buka pukul 06.00–22.00 WIB, sedangkan tugu dan museum Monas buka pukul 08.00–18.00 WIB (Selasa–Kamis, loket tutup 17.00 WIB). Adapun jadwal pada pukul 08.00–22.00 WIB (Jumat–Minggu, loket tutup 21.00 WIB).
Sumber:
iha.kemenbud.go.id
munasprok.or.id
Kementerian Pariwisata
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....