Bunut Ngengkang, Favorit Keluarga di Tengah Hutan Sesaot
- 20 Nov 2025 13:49 WIB
- Mataram
KBRN, Mataram : Bunut Ngengkang di kawasan Hutan Sesaot, Kabupaten Lombok Barat, salah satu destinasi favorit wisatawan yang mencari ketenangan, keasrian alam, serta beragam aktivitas seru untuk keluarga. Terletak di Dusun Aik Nyet, Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada, tempat wisata ini menawarkan pemandian alami dengan air jernih yang mengalir langsung dari mata air setempat.
Dengan suasana sejuk khas hutan tropis, Bunut Ngengkang menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin sejenak menjauh dari hiruk-pikuk kota. Pengunjung dapat menikmati kolam alami yang dangkal dan aman untuk anak-anak, menjadikannya lokasi ideal untuk liburan keluarga.
/vp31r50ywqiljiz.jpeg)
Aktivitas utama yang paling diminati pengunjung adalah berendam atau berenang di kolam alami. Air yang jernih dan dingin memberi sensasi kesegaran tersendiri.
“Capek mandi, kedinginan, kita pesan sate bulayak dan minuman. Setelah makan, kita berendam lagi di kolam sepuasnya. Itu sih yang selalu kita lakukan kalau ke sini,” cerita seorang pengunjung, Ibu Ani, Minggu (16/11/2025). Selain berenang, banyak wisatawan memilih bersantai di sekitar kolam sambil menikmati panorama hutan yang menenangkan.
Bunut Ngengkang juga memiliki jalur bersepeda yang menantang dengan medan beragam. Rute ini cocok bagi pecinta olahraga dan keluarga yang ingin menikmati keindahan hutan Sesaot sambil beraktivitas.
Pengunjung dapat menyusuri area hutan dengan udara yang segar dan pemandangan hijau yang memanjakan mata, menjadikannya aktivitas unggulan di kawasan ini.
Setelah beraktivitas, wisatawan dapat mencicipi kuliner khas Lombok di warung-warung sekitar lokasi wisata. Sate Bulayak, salah satu hidangan khas yang disajikan dengan bumbu rempah dan lontong bulayak, menjadi menu favorit.
/8gmgzpr87qiuyeg.jpeg)
Bunut Ngengkang menjadi destinasi wisata ramah anggaran. Pengunjung hanya dikenakan biaya parkir—Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp10.000 untuk mobil. Untuk fasilitas mandi dan ganti, pengunjung dikenakan tarif tambahan oleh pengelola.
“Kalau mandi dan buang air bayar Rp5.000, tapi kalau cuma bilas Rp3.000. Seluruh hasil diserahkan kepada desa untuk keperluan mushala, perbaikan jalan masuk, dan lainnya,” jelas Inak Sri, petugas pengelola fasilitas. Seluruh pengelolaan wisata dilakukan oleh masyarakat desa setempat.
Meski banyak pilihan kolam wisata di kawasan Narmada dan Sesaot, Bunut Ngengkang tetap menjadi favorit warga Lombok dan wisatawan lokal.
“Airnya dingin, ada kolam dengan air alam yang mengalir dan ada makanan juga,” jelas Rani, pengunjung asal Lombok Timur, Minggu (16/11/2025).
/annvqb32jipseu3.jpeg)
Sementara itu, Gian, wisatawan dari Lombok Tengah, mengaku datang bersama keluarga karena pesona berbeda Bunut Ngengkang. “Banyak sih kolam-kolam, namun ada hal yang berbeda setiap wisata di wilayah Sesaot ini. Jadi minggu ini kami sekeluarga ke sini,” ujarnya.
Bunut Ngengkang buka setiap hari pukul 07.00 WITA hingga 17.00 WITA. Wisatawan disarankan datang lebih pagi, terutama akhir pekan, untuk merasakan suasana yang lebih tenang.
Akses menuju lokasi cukup mudah dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Meski jalur jalan sedikit berbukit, pemandangan hutan dan udara segar sepanjang perjalanan menjadi nilai tambah bagi wisatawan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....