QRIS Mendorong Digitalisasi Transaksi Pembayaran UMKM Lebih Mudah
- 27 Okt 2025 12:45 WIB
- Waykanan
KBRN,Way Kanan: Sistem pembayaran menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) semakin menunjukkan perannya sebagai solusi pembayaran modern yang sangat membantu sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk toko-toko kecil seperti Toko penjualan pakaian Lia di Kampung Bumiratu,Way Kanan serta masyarakat luas dalam bertransaksi sehari-hari.
Salah satu pelaku UMKM yang merasakan langsung dampak positif ini adalah Lia, pemilik Toko Lia yang menjual pakaian wanita pria dan accesories,sejak mengadopsi QRIS beberapa waktu lalu mengakui proses transaksi menjadi jauh lebih efisien.
"Dulu sering repot cari uang kembalian, apalagi kalau pembeli bayar pakai uang pecahan besar. Sejak pakai QRIS, hitungan detik sudah selesai, uangnya juga langsung masuk tercatat di rekening. Toko saya jadi kelihatan lebih modern," ujar Ibu Lia.
Ia juga menambahkan, pembayaran QRIS mengurangi risiko menerima uang palsu dan mempermudah pencatatan keuangan harian.
Di sisi masyarakat, penggunaan QRIS juga disambut baik karena menawarkan kemudahan dan kepraktisan. Anton, salah seorang pelanggan setia Toko Lia, mengatakan, tidak perlu khawatir lupa membawa dompet atau kekurangan uang tunai dizaman kemajuan digitalisasi saat ini. Cukup membawa handphone dengan Praktis sekali dan lebih higienis karena minim sentuhan fisik dengan uang tunai.
Diketahui, peran QRIS yang distandarisasi oleh Bank Indonesia (BI) ini memang bertujuan untuk menyatukan berbagai metode pembayaran digital, sehingga dengan satu kode QR, UMKM dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi dompet digital maupun mobile banking dari berbagai penyedia jasa.
Dengan manfaat yang nyata, sistem pembayaran QRIS diperkirakan akan terus menjadi pilihan utama bagi UMKM dan masyarakat, menciptakan ekosistem transaksi yang lebih cepat, aman, dan efisien.