Orang Tua Murid di Way Kanan Berharap Menu MBG Lebih Bervariasi
- 03 Mar 2026 10:38 WIB
- Waykanan
RRI.CO.ID,Way Kanan - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah mendapat sambutan hangat dari kalangan wali murid di Kabupaten Way Kanan. Salah satunya adalah Yuni Asnita, wali murid asal Blambangan Umpu, yang mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya jaminan asupan gizi bagi buah hatinya selama di sekolah.
Yuni mengungkapkan program ini memberikan rasa tenang bagi para orang tua. Selain menjamin kualitas makanan, program ini juga dinilai efektif menekan kebiasaan anak-anak jajan sembarangan di luar lingkungan sekolah.
"Sangat senang dan terbantu. Anak dapat asupan gizi setiap hari di sekolah. Kami sebagai orang tua jadi tenang karena anak tidak perlu lagi jajan di luar yang belum tentu sehat," ujar Yuni saat dimintai keterangan, Selasa, 3 Maret 2026
Meski menyambut baik, Yuni memberikan catatan kepada pihak penyelenggara. Ia berharap Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat lebih kreatif dalam menyusun daftar menu agar anak-anak tidak merasa bosan.
"Saran saya untuk SPPG agar menunya jangan monoton. Artinya harus lebih bervariasi setiap harinya supaya anak-anak tetap semangat dan tidak bosan makan di sekolah," jelasnya.
Menanggapi masukan tersebut, Kepala SPPG Taman Asri Kecamatan Baradatu, Husnul Mafahir, menyatakan seluruh menu yang disajikan saat ini telah melewati proses penyusunan yang ketat berdasarkan rekomendasi ahli gizi.
Husnul menjelaskan pihaknya tidak main-main dalam urusan standar kesehatan. Ia menjamin setiap porsi makanan telah memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak.
"Dalam menyiapkan menu, kami sepenuhnya mengikuti rekomendasi ahli gizi. Kami sangat terbuka bahkan siap jika harus dikonfrontasi dengan ahli gizi terkait standar yang kami terapkan. Setiap hari kami juga selalu mengunggah menu yang akan diberikan ke media sosial sebagai bentuk transparansi kepada publik," ujar Husnul.
Ia merinci menu yang diberikan saat ini mencakup berbagai komponen penting seperti telur, roti, buah-buahan, hingga kurma. Kendati demikian, Husnul mengapresiasi masukan dari para wali murid mengenai variasi makanan.
"Masukan terkait variasi menu tentu kami terima dengan baik. Hal ini akan segera kami koordinasikan kembali dengan tim ahli gizi agar ke depannya program ini bisa berjalan lebih maksimal, baik dari sisi kecukupan gizi maupun selera anak-anak," ucapnya.