Pasuruan United Menang 2-0 Atas Triples Kediri

  • 07 Jan 2026 17:35 WIB
  •  Tuban

KBRN, Tuban: Keunggulan Pasuruan United atas Triple’s Kediri akhirnya terkunci hingga peluit panjang dibunyikan. Dalam laga lanjutan Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur yang digelar di Stadion Tuban Sport Center, Rabu (7/12/2026), tim berjuluk Laskar Untung Surapati itu menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 2-0.

Babak kedua baru saja dimulai ketika Pasuruan United kembali menghentak. Tepat di menit ke-46, Moh. Rozak yang mengenakan nomor punggung 27 berhasil menambah pundi-pundi gol timnya. 

Lemahnya konsentrasi lini belakang Triple’s Kediri di awal babak kembali dimanfaatkan secara maksimal oleh Pasuruan United. Sejak menit awal pertandingan, intensitas permainan sudah tinggi. 

Bahkan, Pasuruan United langsung unggul cepat saat laga belum genap lima menit berjalan. Kapten tim Rico Hardiansyah sukses membuka keunggulan di menit ke-3 setelah memanfaatkan celah di pertahanan lawan, membawa Pasuruan United memimpin lebih dulu.

Pertandingan sempat beberapa kali terhenti akibat benturan keras antarpemain. Situasi tersebut dimanfaatkan kedua pelatih untuk menyampaikan instruksi tambahan kepada anak asuhnya, baik dalam membangun serangan maupun memperketat barisan pertahanan.

Triple’s Kediri berupaya keluar dari tekanan dengan melakukan perubahan komposisi pemain sebelum turun minum. Wida Arianto masuk menggantikan Ananda Bekti Wibowo, sementara Ridho Nurdya diturunkan untuk menggantikan Hamdan Ibik. Meski demikian, hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, skor 1-0 tetap tak berubah.

Wasit Asenda Widha Adhyatama asal Tulungagung memimpin jalannya pertandingan yang kian keras seiring berjalannya waktu. Pasuruan United menerima kartu kuning pertama melalui Saifullah pada menit ke-51.

Pelanggaran keras kembali membuat wasit mengeluarkan kartu kuning pada menit ke-66, kali ini untuk Moh. Rozak. Situasi Triple’s Kediri semakin sulit setelah penjaga gawang utama mereka, Jabo Ferianto, mengalami cedera dan harus digantikan oleh Dimas Angga Pratama.

Sejumlah pergantian pemain kembali dilakukan tim asal Kediri tersebut demi mengejar ketertinggalan dua gol. Di sisi lain, Pasuruan United memilih bermain lebih aman dengan merotasi beberapa pemain guna menjaga kestabilan tempo permainan. Hingga tambahan waktu tiga menit di babak kedua berakhir, keunggulan 2-0 tetap bertahan.

Pelatih Pasuruan United, Bio Paulin, menyampaikan rasa bangganya terhadap kerja keras seluruh pemain usai pertandingan. “Anak-anak bermain disiplin dan menjalankan instruksi dengan baik. Kami tidak menyiapkan strategi khusus untuk laga berikutnya, fokus kami tetap sama, bekerja keras di setiap pertandingan,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Triple’s Kediri, Abdullah Choirul Umar, mengakui timnya mengalami kendala serius di sektor penyerangan. Ia menyebut absennya sejumlah pemain inti serta faktor kelelahan akibat perjalanan Kediri–Tuban menjadi hambatan tersendiri.

“Upaya pemain sudah maksimal. Evaluasi akan kami lakukan, terutama pada penyelesaian akhir agar peluang bisa dikonversi menjadi gol,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....