Pasuruan Tundukkan Tuan Rumah Persatu Dengan Skor 3-0
- 09 Jan 2026 19:32 WIB
- Tuban
KBRN, Tuban: Persatu Tuban belum mampu meraih hasil positif pada pertandingan lanjutan Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur tahun 2025/2026 Grup BB. Bertanding menghadapi Pasuruan United, tim kebanggaan Bumi Wali harus mengakui keunggulan lawan dengan skor akhir 0-3.
Pertandingan yang dipimpin wasit Sugeng Riyanto asal Jombang tersebut berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal. Pasuruan United langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil mencetak gol cepat saat laga baru berjalan satu menit 43 detik.
Gol pembuka dicetak oleh Miftahul Husen yang mengenakan nomor punggung 10. Keunggulan cepat tersebut membuat Pasuruan United tampil semakin percaya diri, sementara Persatu Tuban berupaya menata kembali organisasi permainan.
Tekanan berlanjut hingga pada menit ke-32, Pasuruan United kembali menambah keunggulan melalui eksekusi penalti yang diselesaikan dengan baik oleh Rico Ardiansyah (9). Dominasi Pasuruan United pada babak pertama ditutup dengan gol ketiga yang dicetak Ahmad Burhanudin bernomor punggung 8 pada menit ke-44.
Skor 3-0 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Usai turun minum, Persatu Tuban mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Momentum sempat berubah setelah Pasuruan United harus bermain dengan sepuluh pemain akibat kartu merah yang diterima Dila Maulana (16) pada menit ke-61.
Unggul jumlah pemain, Persatu Tuban lebih leluasa menguasai jalannya pertandingan dan terus menekan lini pertahanan Pasuruan United. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun solidnya barisan belakang lawan membuat upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Kesempatan terbaik Persatu Tuban hadir pada menit-menit akhir pertandingan. Tepat di menit ke-90, tim tuan rumah mendapatkan hadiah penalti. Namun, peluang tersebut gagal dimanfaatkan setelah eksekusi Rio (36) tidak berujung gol.
Hingga tambahan waktu empat menit berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 3-0 untuk keunggulan Pasuruan United tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kepala Pelatih Pasuruan United, Bio Paulin Pierre, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pemainnya. Ia menilai para pemain mampu menjalankan instruksi dengan disiplin dan menunjukkan perkembangan positif.
“Kami bersyukur atas hasil ini. Pemain bekerja sesuai arahan dan menunjukkan potensi yang sangat baik. Kami juga menghormati lawan, karena dalam sepak bola setiap pertandingan memiliki tantangan tersendiri. Semoga ke depan kami bisa melangkah hingga tingkat nasional. Ini adalah buah dari kerja keras tim,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih Persatu Tuban, Slamet Sampurno, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Tuban atas hasil yang diraih timnya. Ia mengakui absennya sejumlah pemain inti turut memengaruhi performa tim di lapangan.
Menurutnya, gol cepat yang tercipta di awal pertandingan berdampak pada mental pemain dan membuat skema permainan yang telah disiapkan tidak berjalan sesuai rencana.
“Gol di awal laga sangat memengaruhi kondisi psikologis pemain. Kami sudah menyiapkan strategi, namun pelaksanaannya tidak maksimal. Sekali lagi kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Tuban,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....