Karya Desainer Bojonegoro Tembus Pasar Internasional

  • 29 Des 2025 10:56 WIB
  •  Tuban

KBRN, Tuban: Gaung Batik Bojonegoro menembus pasar internasional, berkat kreativitas desainer lokal Arva. Warisan motif khas Bumi Angling Dharma kini tidak lagi sekadar kain tradisional, melainkan tampil modern dan berkelas melalui berbagai rancangan busana.

Mengusung konsep fesyen yang adaptif, Arva menghadirkan batik dalam bentuk ready to wear, seragam kerja, hingga busana pesta bernuansa elegan. Identitas desainnya dirangkum dalam tajuk “Baju Cantik & Exclusive by Arva Designer”, yang menonjolkan keunikan motif lokal dengan sentuhan kontemporer.

Pendekatan inilah yang membuat karyanya diminati di sejumlah negara, seperti Thailand dan Malaysia. Prestasi demi prestasi pun berhasil diraih. Pada Oktober 2025, Arva kembali membawa Batik Bojonegoro tampil di ajang internasional “ASEAN Growth Summit and Changemakers Day” yang berlangsung di Hyatt Regency Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam forum tersebut, motif Burung Mliwis, Kayangan Api, serta Tengul dipamerkan dan mendapat respons positif dari para delegasi Asia Tenggara. Dalam peran tersebut, ia mempromosikan motif Tengul, Kayangan Api, dan Bunga Rosella di Bangkok, Thailand.

Penampilan batik Bojonegoro saat itu menuai apresiasi, termasuk dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat, sekaligus memperkuat citra batik daerah di mata internasional. Sebelumnya, Arva juga dipercaya sebagai Duta Batik Jawa Timur.

Keunikan lain yang menjadi daya tarik Arva adalah layanan desain tanpa biaya tambahan bagi setiap pembeli kain batik. Strategi ini terbukti efektif saat mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI).

“Pembeli tidak perlu lagi memikirkan model busana. Itu membuat stan kami selalu dipadati pengunjung. Bahkan ada pembeli dari Amerika yang langsung membeli produk jadi, sementara pesanan khusus dari Jepang terus berdatangan. Permintaan juga datang dari berbagai daerah seperti Kalimantan, Makassar, hingga Bali,” ujar Arva, Selasa (29/12/2025).

Pengakuan atas kualitas dan inovasi desain Arva juga terlihat dari pencapaian kompetitifnya. Pada September 2025, ia meraih Juara I Terbaik kategori Terinovatif tingkat Jawa Timur melalui karya motif bunga dan Kayangan Api yang dirancang secara eksklusif.

Di balik kesuksesan tersebut, terdapat dukungan kolaboratif dari berbagai pihak. Saat ini, Arva tengah menjalin sinergi dengan Asisten Deputi Kementerian Koordinator Perekonomian serta Yayasan Mitra Desa Nusantara untuk memperkuat rantai produksi dan memperluas pemasaran batik unggulan Bojonegoro.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pun terus mendorong para pelaku UMKM dan desainer lokal agar berani berinovasi dan menembus pasar global. Keberhasilan Arva diharapkan mampu menginspirasi kreator lain, sehingga Batik Bojonegoro tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga menjadi bagian dari tren fesyen dunia.

“Bangga mengenakan batik lokal, dari Bojonegoro untuk Indonesia dan dunia,” kata Arva, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....