Menjelang Idul Adha, Gubernur Jatim Pastikan Harga Bapok di Bojonegoro Stabil
- 25 Mei 2026 15:41 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Bojonegoro - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan inspeksi ke Pasar Banjarejo, Kabupaten Bojonegoro, Senin 25 Mei 2025. Langkah konkret ini diambil guna memantau pergerakan harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok aman menjelang Hari Raya Iduladha.
Selama kunjungan, Gubernur Khofifah didampingi oleh jajaran pimpinan daerah, mulai dari Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Wakil Ketua IV DPRD Provinsi Jatim, hingga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim. Khofifah menjelaskan bahwa setiap menjelang hari besar keagamaan seperti Iduladha, ada kecenderungan kebutuhan logistik keluarga meningkat.
Menurutnya, ketika permintaan naik sementara suplai tetap, biasanya memicu kenaikan harga beberapa komoditas. Oleh karena itu, pemerintah turun langsung ke pasar untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali.
"Kami bersyukur karena kondisi harga bahan pokok di Pasar Banjarejo sangat stabil, khususnya menjelang hari raya Idul Adha," ujarnya.
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, pasokan untuk beras SPHP kemasan 5 kg terpantau aman dan dijual dengan harga standar sebesar Rp62.500. Kondisi serupa juga terjadi pada komoditas Minyakita, yang pasokannya dinilai sangat baik dan dijual seharga Rp15.700 per liter, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah.
Untuk komoditas daging dan telur, justru menunjukkan penurunan harga yang cukup signifikan. Harga daging ayam ras saat ini rata-rata dijual Rp33.000 per kg, turun dari harga sebelumnya yang mencapai Rp35.000 per kg, sehingga posisinya kini berada di bawah HET.
Sementara itu, telur ayam ras berada di kisaran Rp26.000 per kg, yang dinilai jauh lebih murah dibandingkan dengan periode menjelang Hari Raya Idulfitri lalu. Meskipun demikian, fluktuasi harga masih ditemukan pada beberapa komoditas hortikultura dan daging sapi.
Harga cabai rawit saat ini berada di kisaran Rp60.000 hingga Rp65.000 per kg, sedangkan cabai merah stabil di angka Rp20.000 per kg dan bawang putih berkisar antara Rp24.000 hingga Rp30.000 per kg. Kenaikan harga yang cukup mencolok terjadi pada bawang merah, yang melonjak dari Rp33.000 menjadi Rp45.000 per kg.
Untuk daging sapi, sebagian pedagang mulai menaikkan harga menjadi Rp125.000 per kg, atau naik sekitar Rp5.000 dari harga normal Rp120.000 per kg. Sementara komoditas gula pasir, harga yang ditawarkan bervariasi antara Rp16.000 per kg untuk gula curah hingga Rp18.000 per kg untuk kemasan bermerek.
Secara keseluruhan, Khofifah menegaskan bahwa daya beli masyarakat Bojonegoro masih sangat prima di tengah fluktuasi harga tersebut. "Tingginya aktivitas transaksi dan ramainya pembeli di pasar menjadi indikator kuat bahwa kondisi ekonomi masyarakat tetap terjaga," katanya.
Pernyataan ini diperkuat oleh Pini, salah satu pedagang di Pasar Banjarejo, yang menyatakan bahwa aktivitas jual beli menjelang Iduladha tetap ramai dan kondisi harga dinilai relatif normal. "Sejauh ini harga masih normal, jadi pembelian masyarakat juga masih sama dengan hari-hari biasanya," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....