Banjir dan Kekeringan Menguji Parigi Moutong, BPBD Bergerak

  • 06 Okt 2026 11:24 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong terus bergerak menangani dampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah, Senin, 5 Oktober 2026. Penanganan dilakukan serentak untuk merespons banjir di Kecamatan Toribulu dan Kecamatan Kasimbar, sekaligus menghadapi kekeringan yang masih melanda kawasan utara kabupaten tersebut.

Di Desa Tomoli Utara, Kecamatan Toribulu, petugas melakukan normalisasi saluran pembuang untuk memperlancar aliran air. Pada bagian tebing sungai yang terdampak, geobag dipasang sebagai penguatan agar tebing lebih kokoh menghadapi derasnya arus. Material geobag tersebut merupakan dukungan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu.

Upaya tersebut menjadi benteng awal untuk menahan gerusan air yang terus mengikis tepian sungai. Selain memperkuat struktur tebing, pemasangan geobag diharapkan mampu menekan risiko erosi dan mencegah kerusakan lebih luas saat debit air kembali meningkat. Warga pun berharap penanganan ini dapat memberikan rasa aman bagi permukiman di sekitar aliran sungai.

“Semoga setelah saluran dibersihkan dan tebing diperkuat, air tidak lagi mudah meluap ke sekitar rumah. Kami tentu ingin aktivitas sehari-hari bisa kembali tenang,” ujar seorang warga Desa Tomoli Utara.

Di Desa Peningka, Kecamatan Kasimbar, penanganan banjir dilakukan melalui normalisasi sungai. Pengerukan dan pembersihan alur sungai diarahkan untuk memperlancar aliran, meningkatkan kapasitas tampung, serta mengurangi potensi luapan yang dapat kembali menggenangi pemukiman dan lahan masyarakat. Aliran sungai yang kembali lapang diharapkan menjadi jalan bagi air untuk bergerak tanpa membawa ancaman ke rumah-rumah warga.

Sementara itu, di wilayah utara Kabupaten Parigi Moutong, Tim Gabungan masih menjalankan penanganan darurat akibat kekeringan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Posko siaga di dua kecamatan tetap beroperasi, sementara distribusi air bersih terus dilakukan bagi masyarakat terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari menghadapi bencana dengan karakter berbeda di setiap wilayah. Penanganan banjir diarahkan pada pengurangan risiko genangan, pemulihan fungsi saluran dan sungai, serta perlindungan permukiman dan infrastruktur. Di-hari.

Rangkaian penanganan tersebut menjadi bagian dari respons cepat BPBD Kabupaten Parigi Moutong menghadapi bencana dengan karakter berbeda di setiap wilayah. Penanganan banjir diarahkan pada pengurangan risiko genangan, pemulihan fungsi saluran dan sungai, serta perlindungan permukiman dan infrastruktur. Di tengah ancaman kekeringan, perhatian difokuskan pada pemenuhan kebutuhan air bersih sekaligus kesiapsiagaan karhutla, agar masyarakat tetap terlindungi ketika cuaca ekstrem datang silih berganti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....