KONI Sulteng Dorong Fasilitas Olahraga Berstandar Internasional

  • 19 Sep 2026 14:44 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,Tolitoli - Peningkatan prestasi olahraga di daerah tidak terlepas dari ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai. Semakin lengkap dan berkualitas fasilitas olahraga yang dimiliki, semakin besar pula peluang untuk melahirkan atlet yang andal dan profesional.Sebaliknya, keterbatasan sarana dan prasarana olahraga dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi capaian prestasi atlet.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tengah, Muhammad Fathur Razaq kepada rri.co.id Jum’at 18 September 2026 mengungkapkan, jajaran pengurus KONI Sulteng telah meminta kepada Gubernur Sulawesi Tengah agar fasilitas olahraga yang ada dapat ditingkatkan hingga memenuhi standar internasional.

Menurutnya, peningkatan kualitas fasilitas tersebut penting untuk mendukung lahirnya atlet-atlet andal dan profesional dari berbagai cabang olahraga yang berada di bawah naungan KONI.

Selain peningkatan infrastruktur, KONI Sulawesi Tengah juga mendapat target untuk melakukan pembinaan terhadap cabang-cabang olahraga agar mampu masuk dalam 10 besar pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Olahraga prestasi merupakan salah satu citra suatu daerah,” ujar Muhammad Fathur Razaq.

Ia menegaskan, jika pemerintah daerah ingin mengembangkan olahraga prestasi, maka pembangunan infrastruktur olahraga dan pengembangan sumber daya manusia harus menjadi perhatian bersama.

Fathur menyebutkan, hingga saat ini infrastruktur olahraga yang dimiliki Sulawesi Tengah masih sangat minim dan kondisinya belum sepenuhnya memadai. Karena itu, diperlukan perhatian serius dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas maupun ketersediaan fasilitas olahraga.

Menurutnya, pembinaan atlet tidak hanya bergantung pada kualitas sumber daya manusia, tetapi juga membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai.

Jika sumber daya manusia dan infrastruktur yang tersedia belum mampu mendukung pembinaan atlet secara optimal di daerah, training center (TC) dapat dilakukan di luar daerah.

Namun, apabila sarana dan prasarana olahraga di Sulawesi Tengah telah memadai dan memenuhi standar internasional, pelaksanaan TC dinilai lebih baik dilakukan di dalam daerah.

“Kalau fasilitas kita sudah cukup memadai dan berstandar internasional, TC hendaknya dilakukan di dalam daerah. Selain meningkatkan pembinaan atlet, hal itu juga sebagai bentuk penghematan anggaran,” jelasnya.

Dengan peningkatan infrastruktur dan pembinaan sumber daya manusia secara berkelanjutan, KONI Sulteng berharap prestasi olahraga daerah dapat terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....