Antrean Panjang BBM Bersubsidi Terjadi di Sejumlah SPBU Tolitoli

  • 18 Sep 2026 19:34 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Antrian panjang kendaraan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam Kota Tolitoli, Kamis (17/9/2026). Ratusan kendaraan terlihat mengantri sejak pagi hingga sore hari.

Kondisi tersebut bahkan membuat antrean kendaraan mengular hingga ke ujung Jalan Pasar Soping, Kelurahan Bumi Harapan, Kabupaten Tolitoli. Pengendara rela berpanas-panasan dan menunggu dalam waktu lama karena khawatir tidak mendapatkan BBM bersubsidi.

Salah seorang warga Kelurahan Tuweley, Dewi, mengaku telah mengantri sejak pagi bersama sejumlah warga lainnya. Ia memilih tetap bertahan meski harus menunggu lama karena harga BBM yang dijual secara eceran dinilai lebih mahal.

"Saya sudah dari pagi di sini kendati belum mandi ini, biar jo ba panas-panas soalnya kalau mau beli eceran pe mahal. Intinya sabar, mau bagaimana lagi, begini keadaan sekarang, sabar saja," tutur Dewi, Kamis (17/9/2026).

Hal senada disampaikan warga lainnya, Bakri. Ia mengatakan telah mencoba mencari BBM di SPBU Sandana dan kawasan Jalan Moloon, namun antrean kendaraan di lokasi tersebut juga cukup panjang. Kondisi itu membuat dirinya tetap memilih bersabar untuk mendapatkan BBM.

"Selaku warga masyarakat kami berharap semoga secepatnya keadaan ini bisa diatasi, kasian kami orang kecil, mau mencari, tapi lama ba antri," ujar Bakri.

Sementara itu, masyarakat diharapkan tidak panik secara berlebihan menyikapi kondisi antrian BBM tersebut. Melalui unggahan media sosial, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli Chaeruddin, SE, menyampaikan telah bertemu dengan pihak Pertamina Tolitoli dan membahas kondisi pasokan BBM di wilayah tersebut.

Dalam informasi tersebut disebutkan pasokan BBM ke SPBU yang ada di Tolitoli akan kembali normal mulai 28 September 2026. Pemerintah daerah berharap normalisasi pasokan dapat mengurangi antrian panjang dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh BBM bersubsidi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....