Bawaslu Buol Awasi Pemutakhiran Data Pemilih di Lapas Leok
- 18 Sep 2026 19:16 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol – Pimpinan Bawaslu Kabupaten Buol Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (Kordiv Hukum, Pencegahan, Parmas dan Humas), Moh. Tauffiyk Abdullah, melakukan koordinasi dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Leok, Kabupaten Buol, Kamis (17/9/2026).
Koordinasi tersebut dilakukan dalam rangka pengawasan terhadap Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari tugas pengawasan Bawaslu untuk memastikan proses pemutakhiran data pemilih berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Moh. Tauffiyk Abdullah menyampaikan, koordinasi dengan pihak Lapas diperlukan untuk memperoleh informasi terkait perubahan data warga binaan pemasyarakatan yang berkaitan dengan status dan hak pilih dalam penyelenggaraan pemilu.
“Koordinasi ini penting untuk memastikan setiap perubahan data warga binaan yang berkaitan dengan hak pilih dapat menjadi bagian dari proses pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan,” ujar Moh. Tauffiyk Abdullah.
Dalam koordinasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Buol membahas sejumlah aspek terkait data warga binaan pemasyarakatan. Data tersebut menjadi salah satu informasi yang perlu diperhatikan dalam menjaga akurasi dan pemutakhiran data pemilih.
Pengawasan data pemilih di lingkungan Lapas dinilai penting karena adanya kemungkinan perubahan status warga binaan yang dapat berpengaruh terhadap data pemilih. Karena itu, pertukaran informasi antara Bawaslu dan pihak Lapas menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas data.
Bawaslu Kabupaten Buol juga terus mendorong agar proses PDPB dilaksanakan secara tertib, transparan dan sesuai ketentuan. Koordinasi dengan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang berbasis data pemilih akurat dan mutakhir.
Melalui pengawasan PDPB Triwulan III Tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Buol menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas data pemilih secara berkelanjutan dan dapat dipertanggungjawabkan, termasuk melalui koordinasi dengan Lapas sebagai salah satu pihak yang memiliki data terkait warga binaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....