Rumput Kering Picu Kebakaran Lahan di Lebo, Api Berhasil Dijinakkan
- 11 Sep 2026 13:58 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Kobaran api melahap lahan kosong di Dusun I, Desa Lebo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Rabu, 9 September 2026. Api membakar rerumputan kering di lahan seluas sekitar 30 × 50 meter persegi yang berada di samping Pos TNI-AL Lebo, kawasan pesisir pantai. Kobaran sempat membesar diterpa angin kencang, namun berhasil dijinakkan sebelum menjalar ke pemukiman warga.
Kapolsek Parigi IPTU Jusman Bakri mengatakan, pemadaman melibatkan personel Polsek Parigi, anggota TNI-AL, petugas pemadam kebakaran, serta warga setempat. “Kobaran api yang sempat membesar akibat rumput kering dan embusan angin kencang berhasil dipadamkan, sebelum merembet ke permukiman warga,” kata Jusman.
Berdasarkan keterangan Danpos TNI-AL Lebo, Lettu Laut (PM) May Ansori, api pertama kali terlihat setelah muncul asap disusul kobaran kecil di lahan tersebut. Anggota Pos TNI-AL kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, rerumputan yang kering menjadi bahan bakar yang mudah tersulut, sementara angin pesisir membuat api bergerak cepat dan merambat ke bagian lahan lainnya.
Melihat kobaran semakin membesar, pihak Pos TNI-AL segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Sekitar pukul 13.20 WITA, personel Polsek Parigi dipimpin Ka SPKT I/A Aipda Muhammad Amriyadi tiba di lokasi bersama dua unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Parigi Moutong. Petugas langsung berjibaku mengendalikan api agar tidak menjangkau area di sekitarnya.
Upaya pemadaman berlangsung sekitar 20 menit. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 13.40 WITA. Setelah kobaran padam, petugas memastikan kondisi di lokasi aman dan kondusif. Posisi lahan yang berada tidak jauh dari area aktivitas masyarakat sempat menimbulkan kekhawatiran, terutama jika api terus membesar dan kehilangan kendali.
Jusman menegaskan, pihak kepolisian bersama instansi terkait akan terus memantau kondisi di wilayah tersebut. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat rumput mengering dan angin bertiup kencang. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun pembersihan lahan dengan cara dibakar secara terbuka, terlebih ketika kondisi rumput kering dan angin cukup kencang,” ujarnya.
Ia meminta warga segera melapor jika menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. “Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan merembet ke wilayah lain. Kami juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Pencegahan sejak dini jauh lebih baik daripada menunggu api membesar dan mengancam keselamatan maupun lingkungan,” tutup Jusman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....