DLH Tolitoli Kekurangan Tenaga Ahli Pemangkas Pohon
- 09 Sep 2026 13:38 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tolitoli mengakui masih mengalami kekurangan personel yang memiliki kemampuan khusus dalam melakukan pemangkasan pohon.
Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam menangani sejumlah pohon berukuran besar yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Hal ini juga menjadi perhatian menyusul adanya keluhan warga terkait pohon yang belum mendapatkan penanganan.
Sekretaris DLH Kabupaten Tolitoli, Triasmoro, menyampaikan persoalan tersebut saat menjadi narasumber dalam program Hallo RRI, Selasa (8/9/2026). Menurutnya, keterbatasan tenaga pemangkas membuat tidak seluruh pohon yang membutuhkan penanganan dapat segera ditindaklanjuti.
“Memang saat ini kami masih sangat kekurangan tenaga pemangkas pohon. Ini menjadi salah satu kendala kami dalam melakukan penanganan terhadap pohon-pohon besar yang membutuhkan pemangkasan,” ujar Triasmoro.
Ia menjelaskan, pemangkasan pohon tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena membutuhkan keterampilan serta tenaga yang memiliki keahlian khusus. Kesalahan dalam proses pemangkasan dapat menimbulkan risiko bagi petugas maupun masyarakat yang berada di sekitar lokasi.
Triasmoro mengatakan, DLH tetap berupaya melakukan penanganan berdasarkan kondisi dan tingkat risiko pohon di lapangan. Pohon yang dinilai memiliki potensi membahayakan menjadi salah satu prioritas untuk mendapatkan tindakan sesuai kemampuan personel yang tersedia.
DLH Tolitoli berharap pada tahun mendatang dapat memperoleh tambahan personel, khususnya tenaga yang memiliki kompetensi dalam pemangkasan pohon. Penambahan tenaga dinilai penting agar penanganan pohon berisiko dapat dilakukan lebih cepat dan aman.
“Kami berharap tahun depan bisa merekrut anggota baru khusus untuk pemangkas pohon. Pekerjaan ini membutuhkan tenaga ahli di bidangnya, sehingga pelaksanaannya dapat dilakukan dengan baik dan menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....