Dampak Kemarau Panjang, Petani Padi Sawah di tende gagal panen

  • 07 Sep 2026 05:37 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,TOLITOLI– Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, mulai berdampak serius terhadap sektor pertanian. Di Desa Tende, Kecamatan Galang, puluhan hektare lahan pertanian milik warga mengalami gagal panen.

Fenomena cuaca ekstrem ini membuat pertumbuhan tanaman padi menyusut drastis. Akibatnya, hasil padi milik warga mengering sebelum memasuki masa panen, meninggalkan harapan bai para petani .

Situasi ini memicu kekhawatiran terkait krisis ekonomi bagi keluarga petani di Desa Tende yang menggantungkan mata pencaharian utama dari hasil panen padi. Tanpa adanya sumber penghasilan lain, banyak warga kini kesulitan untuk menutup modal kerja yang bersumber dari pinjaman.

Massiara, Petani padi sawah di desa tende kecamatan galang Tolitoli menyebutkan, Curah hujan di wilayah Desa Tende sudah terhenti sejak beberapa bulan terakhir sehingga berdampak terhadap proses pertumbuhan padi yang kurang maksimal dan akhirnya para petani tak dapat memanen hasil produksi tahun ini

"Jadi kami selama ini sudah berusaha untuk melakukan perawatan dan pemupukan yang maksimal tapi dengan adanya cuaca kemarau panjang ini, tentu tidak dapat menikmati hasil panen alias gagal panen karena isi padi menyusut begitu ,"Ujarnya kepada rri.co.id, Sabtu (06/09/2026).

Massia bersama Para petani di desa tende berharap Pemerintah Kabupaten Tolitoli melalui Dinas Pertanian segera turun tangan untuk melakukan pendataan lokasi terdampak serta adanya bantuan.

Hingga saat ini, sebagian besar petani memilih membiarkan lahan mereka meranggas sembari menunggu intensitas hujan kembali normal di wilayah Tolitoli dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....