MUI Tolitoli Keluarkan Tausiah, Ingatkan Warga Jaga Syariat dan Kesusilaan dalam H

  • 29 Agt 2026 16:50 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,Tolitoli - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tolitoli akhirnya mengeluarkan tausiah terkait pentingnya menjaga nilai-nilai syariat Islam, kesusilaan, serta ketertiban dalam penyelenggaraan hajatan dan hiburan di tengah masyarakat.

Tausiah tersebut dikeluarkan MUI Kabupaten Tolitoli pada 14 Agustus 2026 sebagai bentuk keprihatinan terhadap sejumlah kegiatan hajatan dan hiburan yang dinilai kerap mempertontonkan aurat kepada khalayak ramai.

Ketua MUI Kabupaten Tolitoli, H. Ustad Muhammad Falatehan, Lc., mengatakan terdapat sejumlah landasan yang menjadi pertimbangan MUI dalam menerbitkan tausiah tersebut.

Menurutnya, tausiah itu antara lain bertujuan mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga nilai-nilai agama, syariat, budaya, serta ketertiban dalam setiap kegiatan yang digelar di tengah masyarakat.

“Tujuannya agar tausiah ini dapat menjadi pedoman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tolitoli dalam melaksanakan hajatan di tengah masyarakat,” ujar ketua MUI kabupaten Toli-Toli Muhammad Falatehan Lc kepada rri.co.di Jum’at 28 Agustus 2026

Ia menjelaskan, penerbitan tausiah tersebut juga tidak terlepas dari adanya sejumlah keluhan yang disampaikan tokoh masyarakat kepada MUI dalam beberapa pekan terakhir.

Keluhan tersebut berkaitan dengan pelaksanaan hajatan maupun hiburan yang dinilai telah menyimpang dari nilai-nilai syariat dan kesusilaan.

Hal tersebut kemudian menjadi salah satu pertimbangan MUI Kabupaten Tolitoli untuk mengeluarkan tausiah, dengan harapan masyarakat senantiasa menjaga nilai-nilai syariat Islam sehingga tercipta kehidupan bermasyarakat yang mendapatkan keberkahan dan rahmat Allah SWT.

Muhammad Falatehan menambahkan, tausiah tersebut diharapkan dapat menjadi langkah pencegahan terhadap berbagai hal yang berpotensi menimbulkan keresahan maupun persoalan di tengah masyarakat.

“Salah satu penekanan dalam tausiah tersebut yakni meminta seluruh masyarakat, khususnya penyelenggara hajatan dan hiburan, untuk menaati ketentuan syariat Islam sebagaimana yang telah dituangkan dalam tausiah MUI,”ungkapnya

Karena itu, Ketua MUI Kabupaten Tolitoli mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan muhasabah dan introspeksi diri dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan.

Ia berharap setiap hajatan maupun bentuk keramaian yang digelar masyarakat tetap mengacu pada nilai-nilai agama, syariat, kesusilaan, budaya, dan ketertiban yang berlaku.Dengan demikian, kegiatan masyarakat di Kabupaten Tolitoli diharapkan dapat berlangsung secara aman, tertib, serta tetap menjunjung nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....