Kemenag Tolitoli Dorong Generasi Muda Bijak Hadapi Modernisasi
- 31 Agt 2026 15:26 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli — Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa berbagai kemudahan bagi generasi muda. Namun, kemajuan tersebut juga perlu diimbangi dengan penguatan karakter agar tidak menggeser nilai moral dan keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Penelaah Teknis Kebijakan pada Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli, Darwis, S.Pd.I, menilai generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk menyaring berbagai pengaruh perkembangan zaman.
Hal tersebut disampaikan Darwis dalam wawancara bersama RRI.CO.ID, Selasa, 25 Agustus 2026. Menurutnya, teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan mendukung pencapaian cita-cita generasi muda.
“Penguatan karakter di era modernisasi. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi harus kita manfaatkan secara positif untuk mengembangkan wawasan dan mewujudkan cita-cita generasi muda, namun tetap berpegang pada nilai-nilai moral dan agama,” ujar Darwis.
Ia mengatakan, kemajuan teknologi tidak seharusnya membuat generasi muda meninggalkan nilai-nilai yang menjadi dasar dalam kehidupan. Sebaliknya, perkembangan teknologi dapat menjadi peluang untuk memperluas pengetahuan sekaligus memperkuat potensi diri.
Darwis juga mengingatkan pentingnya menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan. Keteladanan tersebut dapat diwujudkan melalui sikap, tutur kata, maupun tindakan dalam berinteraksi dengan keluarga dan masyarakat.
“Menjadikan Rasulullah sebagai teladan utama dalam bersikap, bertutur kata, dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Selain itu, nilai-nilai keagamaan menurut Darwis tidak cukup hanya dipahami atau diperingati melalui kegiatan seremonial. Nilai tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan nyata melalui kesederhanaan, kepedulian, serta sikap saling menghormati.
Ia menilai penerapan nilai agama secara konsisten akan membantu generasi muda memiliki pondasi yang kuat ketika berhadapan dengan berbagai perubahan dan tantangan kehidupan.
“Nilai-nilai tersebut jangan hanya menjadi perayaan seremonial belaka, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti membangun kesederhanaan, kepedulian, dan sikap saling menghormati terhadap sesama,” jelasnya.
Darwis berharap generasi muda Tolitoli mampu tumbuh menjadi generasi yang seimbang antara kecerdasan intelektual dan kualitas akhlak. Menurutnya, kemampuan akademik dan penguasaan teknologi perlu berjalan beriringan dengan moral serta nilai keagamaan.
“Nilai-nilai tersebut harus menjadi dasar dalam kehidupan generasi muda, sehingga mereka mampu menghadapi perkembangan zaman dengan tetap memiliki karakter yang kuat,” pungkas Darwis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....