Wujud Parenting Islami Tekankan Anak sebagai Amanah Allah

  • 27 Agt 2026 13:44 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Writer, Entrepreneur sekaligus mahasiswa Islamic Psychology, Ummu Balqis, membagikan pandangannya mengenai pentingnya mengenali identitas diri dan mengelola proses pertumbuhan dalam kehidupan pernikahan, termasuk dalam menjalankan peran sebagai orang tua. Hal tersebut disampaikan Ummu Balqis dalam podcast YouTube Suara Berkelas bersama Bilal Faranov bertajuk “Obrolan Ibu dan Anak: Cara Bertemu Dengan Dirimu Yang Hilang Dalam 30 Hari!” episode #198.

Dalam diskusi tersebut, Ummu Balqis menjelaskan bahwa prinsip psikologi Islam dapat membantu seseorang menyeimbangkan berbagai peran, mengelola emosi dalam hubungan, serta membangun pola pengasuhan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Salah satu hal yang ditekankan adalah konsep amanah dalam pengasuhan anak. Menurutnya, anak bukanlah milik orang tua, melainkan titipan dari Allah SWT yang harus dijaga dan dididik dengan penuh tanggung jawab.

“Anak ini hanya titipan. Anak ini amanah yang harus kita jaga, yang nanti akan dimintai pertanggungjawabannya ketika kita sudah berpulang,” ujar Ummu Balqis.

Ia menjelaskan, pola pikir bahwa anak merupakan amanah dapat membantu orang tua menjalankan pengasuhan secara lebih bijak, sabar dan tidak egoistik. Orang tua memiliki tanggung jawab untuk membimbing anak, baik dalam aspek kehidupan dunia maupun spiritual, sesuai dengan jalan yang diridai Allah SWT.

Ummu Balqis juga mengingatkan pentingnya dukungan antara suami dan istri dalam menjalankan proses pengasuhan. Menurutnya, keberhasilan parenting tidak hanya ditentukan oleh satu pihak, tetapi membutuhkan kerja sama dan kemauan untuk terus belajar.

Konsep tersebut juga sejalan dengan pesan dalam QS. At-Tahrim ayat 6 yang mengingatkan umat Islam untuk menjaga diri dan keluarga dari keburukan serta mengarahkan keluarga menuju kehidupan yang diridai Allah SWT.

Ia menambahkan, keluarga idealnya menjadi tempat bagi setiap anggota untuk saling mendukung, menolong dan bertumbuh, sehingga tujuan membangun keluarga tidak hanya berorientasi pada kehidupan dunia, tetapi juga keselamatan di akhirat.

Melalui pengasuhan yang dilandasi cinta, tanggung jawab dan nilai-nilai keislaman, orang tua diharapkan mampu membangun hubungan yang harmonis dan melahirkan anak-anak yang berbakti serta mampu memberikan kasih sayang kepada orang lain.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....