Kepedulian Untad untuk Warga Korban Gempa NTT
- 24 Agt 2026 14:34 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID,Palu – Universitas Tadulako (Untad) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Melalui program Untad Peduli, Untad menyalurkan donasi sebesar Rp50 juta untuk membantu korban gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Donasi tersebut dihimpun melalui partisipasi keluarga besar Untad dan disalurkan secara resmi melalui Universitas Nusa Cendana (Undana) pada Kamis 20 Agustus 2026. Penyaluran melalui perguruan tinggi setempat diharapkan dapat mempermudah koordinasi serta distribusi bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., mengatakan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari nilai kemanusiaan yang terus dijaga keluarga besar Untad.
'Duka masyarakat NTT adalah duka kita bersama. Bantuan donasi ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kegotongroyongan dari seluruh keluarga besar Untad, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa," ujar Prof. Amar.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Prof. Amar menambahkan, aksi kemanusiaan untuk korban gempa NTT merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Untad Peduli yang sebelumnya juga telah memberikan bantuan tanggap darurat dan pemulihan bagi korban bencana di Sumatera serta masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
"Bantuan ini menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian sivitas akademika Untad terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana. Program Untad Peduli juga menjadi wadah bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan'' Tegasnya.
Melalui program Untad Peduli, Untad berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, merawat semangat solidaritas dan gotong royong, serta berkontribusi dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....