31 Persen Aparatur Buol Belum S1, Pemkab Gandeng Untad

  • 06 Jun 2026 11:46 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, TOLITOLI – Pemerintah Kabupaten Buol bergerak cepat meningkatkan kualitas sumber daya aparatur dengan menggandeng Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Tadulako (Untad) Buol melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Langkah tersebut diambil setelah data terbaru dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Pengembangan SDM Kabupaten Buol menunjukkan bahwa dari total 6.728 aparatur yang terdiri atas ASN, PPPK, dan Pegawai Kontrak/PW, sebanyak 2.126 orang atau sekitar 31 persen belum memiliki kualifikasi pendidikan Strata 1 (S1).

Sebagai upaya mengatasi kondisi tersebut, Pemkab Buol bersama PSDKU Untad Buol menggelar sosialisasi dan koordinasi intensif terkait pelaksanaan program RPL. Kegiatan ini berlangsung di Kampus PSDKU Untad Buol yang sekaligus menjadi penyelenggara program di daerah.

Program RPL memberikan kesempatan bagi aparatur untuk memperoleh pengakuan atas pengalaman kerja, pelatihan, serta sertifikasi yang telah dimiliki selama bertahun-tahun. Pengalaman tersebut dapat dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS), sehingga peserta tidak perlu memulai pendidikan tinggi dari awal seperti mahasiswa reguler.

Koordinator RPL Untad, Dr. Nur Sehang, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang lebih fleksibel bagi aparatur tanpa mengurangi standar kualitas akademik.

"RPL adalah solusi konkret bagi aparatur yang sudah memiliki rekam jejak kerja nyata namun terkendala kualifikasi formal. Pengalaman kerja mereka kita hargai dan konversi menjadi bobot akademik, sehingga masa kuliah bisa lebih singkat dan efisien," ujar Nur Sehang kepada RRI.co.id, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, angka 31 persen aparatur yang belum bergelar sarjana menjadi alasan kuat pentingnya percepatan implementasi program tersebut. Berdasarkan data BKD dan Pengembangan SDM Kabupaten Buol, dari 2.126 aparatur yang menjadi sasaran utama program RPL, sebanyak 819 orang merupakan lulusan Diploma I hingga Diploma III, 1.302 orang lulusan SMA/SMK/MA, dan lima orang lainnya lulusan SD hingga SMP.

Nur Sehang berharap kehadiran PSDKU Untad Buol dapat mempermudah aparatur dalam melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan daerah atau mengambil cuti panjang untuk kuliah di ibu kota provinsi.

Dengan akses pendidikan yang lebih dekat dan terjangkau, program RPL diharapkan mampu meningkatkan kompetensi serta indeks profesionalitas aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buol, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....