Polda Sulteng Dukung Swasembada Bawang Putih di Sigi

  • 20 Agt 2026 14:23 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Palu – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah memperkuat dukungan terhadap program swasembada bawang putih nasional melalui penanaman serentak dan pemberian bantuan alat mesin pertanian kepada masyarakat di Kabupaten Sigi.

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Nasri menghadiri langsung kegiatan penanaman bawang putih yang dilaksanakan secara serentak secara nasional melalui konferensi daring. Kegiatan tersebut diikuti Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta sejumlah pemangku kepentingan.

Di Sulawesi Tengah, penanaman bawang putih dilaksanakan di tiga wilayah, yakni Kabupaten Sigi, Kabupaten Poso dan Kabupaten Parigi Moutong. Total lahan yang disiapkan mencapai 12,2 hektar.

Rinciannya, lahan penanaman di Kabupaten Sigi mencapai 4,95 hektar, Kabupaten Poso seluas 5 hektar, sedangkan Kabupaten Parigi Moutong memiliki lahan penanaman seluas 2,25 hektar.

Selain mendukung kegiatan penanaman, Kapolda Sulteng juga menyerahkan bantuan sarana pertanian kepada masyarakat Desa Oloboju, Kabupaten Sigi. Bantuan tersebut berupa tiga unit hand tractor dan 20 unit power sprayer.

Bantuan alat mesin pertanian itu diharapkan dapat memperkuat sarana produksi kelompok tani sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan lahan dan produktivitas pertanian masyarakat.

“Polri akan terus mendukung melalui pendampingan, pengamanan, pengawasan dan pembinaan, tidak hanya sekadar memberikan bantuan kepada petani,” ungkap Nasri, Rabu (19/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sulteng juga menyerahkan sebanyak 300 paket bantuan sosial kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan dirangkaikan dengan pelayanan pengobatan gratis yang diikuti sekitar 200 warga.

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin menegaskan, keterlibatan Polri dalam program swasembada bawang putih merupakan bentuk dukungan konkret terhadap upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan dan dukungan agar program ketahanan pangan berjalan optimal,” ujarnya.

Menurut Achmad Muhaimin, program tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian potensial, memperkuat kapasitas kelompok tani, serta mendorong pengembangan budidaya bawang putih yang produktif dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, kelompok tani dan masyarakat menjadi salah satu kunci keberhasilan program. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan manfaat nyata bagi peningkatan produksi bawang putih sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....