PNM Palu Bekali Ratusan UMKM Parigi Melek Digital

  • 17 Agt 2026 14:15 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong – Aula Tempat Permandian Namiki, Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, dipenuhi ratusan nasabah Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Palu, Sabtu (15/8/2026). Mereka mengikuti Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar bertema “Cakap Digital Usaha Makin Optimal” sebagai upaya memperkuat daya saing pelaku usaha ultra mikro melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bertemunya edukasi, pemberdayaan, dan semangat kewirausahaan bagi para nasabah PNM. Selain menghadirkan materi digitalisasi usaha, acara juga diramaikan dengan berbagai layanan yang mendukung pengembangan ekonomi masyarakat.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid, Kepala Subbagian PEPK Kantor OJK Sulawesi Tengah Adam Novriansyah, serta jajaran manajemen PNM Cabang Palu. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem usaha mikro di Sulawesi Tengah.

Pimpinan PNM Cabang Palu, M. Akbar Rifani, mengatakan PKU Akbar bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan bentuk nyata pendampingan PNM kepada para nasabah di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

“Kegiatan hari ini tidak hanya sekedar pertemuan atau silaturahmi, namun ini bukti nyata PNM untuk bagaimana memperkuat dan memberdayakan pendampingan terhadap nasabah PNM di Kabupaten Parigi Moutong,” ujar Akbar.

Menurutnya, telepon seluler kini telah berubah menjadi etalase digital yang mampu membantu pelaku usaha memasarkan produk secara lebih luas. Media sosial, kata dia, membuka peluang baru sehingga pelaku UMKM tidak lagi bergantung pada pelanggan yang datang langsung ke tempat usaha.

“Handphone yang kita gunakan sudah sangat membantu untuk mengembangkan usaha kita, membantu memasarkan usaha kita,” katanya.

Untuk memperkuat kemampuan tersebut, PNM menghadirkan sesi khusus digital marketing yang membekali peserta dengan strategi promosi melalui berbagai platform digital. Selain pelatihan, PNM juga menyerahkan beasiswa kepada lima nasabah sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas dan pemberdayaan perempuan pelaku usaha ultra mikro.

Akbar juga mengungkapkan kabar baik terkait kebijakan subsidi bunga bagi nasabah PNM Mekaar. Ia menyebut pemerintah akan mulai menerapkan bunga bersubsidi sebesar 8 persen per tahun mulai September 2026, sehingga diharapkan dapat meringankan beban pembiayaan sekaligus mendorong pertumbuhan usaha nasabah.

“Insya Allah sesuai dengan instruksi dan kebijakan pemerintah, mulai September nanti nasabah-nasabah PNM Mekaar akan mendapatkan bunga bersubsidi sebesar 8 persen per tahun,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid mengapresiasi penyelenggaraan PKU Akbar yang dinilai sejalan dengan program pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM. Ia berharap sinergi antara PNM, OJK, dan pemerintah daerah terus diperkuat agar semakin banyak pelaku usaha lokal yang mampu memanfaatkan teknologi sebagai pintu menuju pasar yang lebih luas.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pembukaan resmi PKU Akbar oleh Wakil Bupati Abdul Sahid. Melalui kolaborasi tersebut, PNM optimistis mampu melahirkan lebih banyak perempuan pelaku usaha ultra mikro yang adaptif, tangguh, dan siap bersaing di era ekonomi digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....