Layanan 112 Segera Hadir, Parigi Moutong Matangkan Tim Respons

  • 17 Agt 2026 14:14 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terus mematangkan kesiapan penerapan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112. Layanan ini diproyeksikan menjadi pintu pertama bagi masyarakat saat menghadapi situasi darurat, dengan respons cepat dan koordinasi lintas instansi sebagai ujung tombak penanganannya.

Langkah persiapan dilakukan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan NTPD 112 bagi Call Taker dan Responder di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Parigi Moutong, Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dibuka Kepala Bidang E-Government Diskominfo Parigi Moutong, Harry Rusadi, sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kesiapan sumber daya manusia sebelum layanan diluncurkan kepada masyarakat.

Bimtek menghadirkan Direktur Pengembangan Bisnis Trada Telekom Indonesia, Hary Fridayanto, dan Manager Area Indonesia Timur, Ade Nining, sebagai narasumber. Pengetahuan teknis juga dibagikan Miftahussalam dan Azza Mahshari dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Donggala, yang turut membawa pengalaman dalam pengelolaan layanan 112 di daerah.

Dalam pelatihan, peserta mendalami alur penanganan laporan sejak panggilan diterima Call Taker hingga informasi diteruskan kepada Responder. Setiap laporan harus digali secara cermat, mulai dari jenis kejadian, lokasi, kondisi korban, hingga kebutuhan penanganan. “Kecepatan menerima laporan harus diikuti ketepatan menggali informasi, sehingga petugas di lapangan memiliki gambaran yang jelas untuk mengambil tindakan,” ujar salah satu narasumber dalam sesi teknis Bimtek.

Beragam simulasi penanganan keadaan darurat turut menjadi bagian pembelajaran, seperti kebakaran, bencana, kecelakaan, kriminalitas, pohon tumbang, tiang rubuh, hingga evakuasi sarang tawon. Ragam kejadian tersebut menggambarkan luasnya medan pelayanan 112 yang menuntut petugas tetap tenang di tengah situasi yang kerap datang tanpa aba-aba.

Melalui Bimtek ini, kemampuan Call Taker dan Responder diharapkan semakin terasah agar setiap laporan masyarakat dapat diterima, diverifikasi, dicatat, lalu diteruskan secara cepat dan tepat kepada OPD atau instansi yang memiliki kewenangan. “Kami ingin memastikan setiap laporan mendapat penanganan melalui alur yang jelas dan koordinasi yang cepat,” kata Harry Rusadi.

Bimtek menjadi salah satu tahapan penting menjelang peluncuran Layanan NTPD 112 Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mampu mendekatkan akses bantuan kepada masyarakat sekaligus membangun sistem respons kedaruratan yang lebih cepat, terkoordinasi, dan efektif, sehingga ketika keadaan genting datang mengetuk pintu, bantuan dapat bergerak tanpa harus menunggu lama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....