DWP Lapas Tolitoli Meriahkan HUT ke-81 RI dengan Lomba Tradisional

  • 17 Agt 2026 12:25 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Suasana semarak mewarnai lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dharma Wanita Persatuan (DWP) Cabang Lapas Kelas IIB Tolitoli turut memeriahkan peringatan tersebut dengan menggelar sejumlah perlombaan tradisional, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan yang diikuti ibu-ibu anggota DWP Cabang Lapas Kelas IIB Tolitoli berlangsung penuh keceriaan dan kebersamaan. Dua perlombaan khas perayaan kemerdekaan yang digelar yakni lomba makan kerupuk dan balap kelereng.

Lomba makan kerupuk menjadi salah satu kegiatan yang mengundang gelak tawa peserta. Para peserta ditantang menghabiskan kerupuk yang digantung tanpa menggunakan tangan, sementara peserta lainnya memberikan dukungan dan semangat dari sisi arena.

Keseruan juga terlihat dalam lomba balap kelereng. Peserta harus menjaga kelereng yang diletakkan di atas sendok agar tidak terjatuh hingga mencapai garis akhir. Setiap langkah membutuhkan konsentrasi, keseimbangan, dan ketelitian.

Riuh sorak dan tawa peserta membuat suasana perlombaan semakin meriah. Kesederhanaan permainan tradisional tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri karena mampu menciptakan suasana akrab di antara anggota DWP dan keluarga besar Lapas Kelas IIB Tolitoli.

Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan membangun kekompakan. Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kebersamaan, persaudaraan, serta nilai gotong royong yang tercermin dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, S.H., M.H., mengapresiasi antusiasme DWP dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

“Kami sangat mengapresiasi semangat ibu-ibu DWP Lapas Tolitoli yang turut mengambil bagian dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan seperti ini bukan hanya menghadirkan keceriaan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Lapas,” ujar Mansur.

Mansur berharap semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan tersebut dapat terus dipelihara dan menjadi energi positif bagi seluruh keluarga besar Lapas Kelas IIB Tolitoli. Menurutnya, perayaan kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui perlombaan, tetapi juga sebagai momentum memperkuat persatuan dan kekompakan.

Ia menambahkan, suasana penuh keakraban yang tercipta diharapkan dapat memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan Lapas. Nilai persatuan, gotong royong, dan kebersamaan diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....