Keimanan Jadi Benteng Moral Mengisi Kemerdekaan Indonesia

  • 15 Agt 2026 11:19 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan nilai keimanan yang menjadi salah satu kekuatan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Hal tersebut disampaikan Ustadz Hi. Saleh Maka, Lc., saat mengisi siaran Mutiara Pagi Islam berjaringan Korwil Nusantara IV, Jumat (14/8/2026). Ia mengatakan, perjuangan para pahlawan tidak hanya dilandasi keberanian dan persatuan, tetapi juga keyakinan kepada Allah SWT.

“Para pejuang bangsa berjuang dengan keberanian, persatuan, dan keyakinan kepada Allah SWT. Semangat tersebut menjadi benteng moral yang menguatkan mereka menghadapi berbagai tantangan dan pengorbanan demi terbebas dari penjajahan,” ujar Saleh.

Menurutnya, nilai keimanan juga tercermin melalui sikap rela berkorban, kejujuran, keberanian, serta kepedulian terhadap sesama. Nilai tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam membangun persatuan masyarakat di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya.

Di tengah perkembangan zaman, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk meneruskan semangat perjuangan para pahlawan. Menurut Saleh, kemerdekaan tidak cukup hanya dirayakan melalui upacara dan berbagai perlombaan, tetapi juga harus diwujudkan melalui perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.

Menjaga keimanan, menghormati perbedaan, menaati aturan, serta aktif memberikan kontribusi bagi masyarakat merupakan bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan. Sikap tersebut diharapkan dapat menjaga nilai perjuangan para pahlawan agar tetap hidup dan relevan bagi generasi saat ini.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 juga dinilai menjadi momentum untuk memperkuat kembali persatuan dan karakter bangsa. Keimanan yang kokoh diharapkan mampu menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk pengaruh negatif perkembangan teknologi dan perubahan sosial.

Karena itu, kemerdekaan perlu dimaknai sebagai sebuah amanah untuk terus menjaga persatuan, memperkuat keimanan, serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara. Semangat perjuangan tersebut dapat diteruskan melalui karya, kepedulian, dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan demikian, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan tidak berhenti pada peringatan setiap 17 Agustus. Nilai keberanian, persatuan, pengorbanan, keimanan, dan kepedulian diharapkan terus menjadi pedoman masyarakat dalam membangun Indonesia yang lebih kuat dan berkarakter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....