Perdagangan Antarwilayah Tolitoli Berpotensi Terus Diperkuat

  • 13 Agt 2026 09:25 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Kabupaten Tolitoli terus mendorong penguatan perdagangan antar wilayah melalui sejumlah komoditas unggulan daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan nilai ekonomi berbagai produk yang dihasilkan masyarakat.

Sejumlah komoditas unggulan Tolitoli yang berpotensi mendukung perdagangan antarwilayah di antaranya cengkeh, kakao, beras, serta hasil perikanan tangkap. Komoditas tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, tetapi juga telah dipasarkan ke sejumlah daerah di luar Tolitoli.

Pengawas Perdagangan Ahli Muda Dinas Perdagangan Tolitoli, Faisal, mengatakan potensi produksi berbagai komoditas tersebut cukup besar sehingga dapat menjadi salah satu penopang perdagangan antardaerah.

“Komoditas unggulan Tolitoli seperti cengkeh, kakao, beras dan hasil perikanan tangkap sudah dipasarkan ke sejumlah daerah di luar Tolitoli,” kata Faisal.

Berdasarkan data Dinas Perdagangan Tolitoli, produksi cengkeh di daerah tersebut mencapai sekitar 12 ribu hingga 13 ribu 500 ton per tahun. Sementara produksi kakao berkisar 1.500 hingga 3 ribu ton per tahun.

Untuk komoditas beras, produksinya diperkirakan mencapai 40 ribu hingga 55 ribu ton per tahun. Sedangkan hasil perikanan tangkap berada pada kisaran 19 ribu hingga 25 ribu ton setiap tahunnya.

Perdagangan komoditas Tolitoli tidak hanya menyasar Pulau Jawa dan sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah, tetapi juga telah menjangkau wilayah Kalimantan. Komoditas yang banyak dikirim antara lain cabai, sayur-sayuran, serta hewan ternak.

Distribusi berbagai komoditas tersebut dilakukan melalui jalur darat dan laut. Pelabuhan Dede serta Pelabuhan Feri di kawasan Tanjung Batu menjadi salah satu akses yang dimanfaatkan pelaku usaha untuk mengangkut barang menuju wilayah Kalimantan.

Meski memiliki potensi besar, penguatan perdagangan antar wilayah masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait kelancaran distribusi dan kesinambungan pasokan. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian agar arus barang dari Tolitoli ke daerah tujuan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Faisal menilai penguatan konektivitas dan kerja sama perdagangan dengan daerah lain maupun pemerintah provinsi menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan potensi tersebut.

“Konektivitas dan kerja sama perdagangan perlu terus diperkuat agar distribusi komoditas dari Tolitoli berjalan lancar dan pasokan dapat terjaga,” ujarnya.

Dengan penguatan konektivitas, kerja sama perdagangan, serta peningkatan kualitas dan kontinuitas pasokan, perdagangan antar wilayah diharapkan mampu menjaga ketersediaan barang dengan harga yang terjangkau. Di sisi lain, perluasan akses pasar juga dapat membuka peluang yang lebih besar bagi komoditas unggulan maupun produk olahan asal Kabupaten Tolitoli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....