Kebakaran Rumah di Tolitoli, PLN Ingatkan Bahaya Korsleting
- 08 Agt 2026 15:04 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Meningkatnya kasus kebakaran rumah dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian bersama. Salah satu faktor yang perlu diwaspadai adalah korsleting listrik yang terjadi pada instalasi listrik di dalam rumah pelanggan.
Berdasarkan data PLN, sekitar 50 hingga 60 persen kejadian kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik pada instalasi milik pelanggan, bukan pada jaringan listrik PLN. Kondisi ini menunjukkan pentingnya memastikan instalasi listrik rumah memenuhi standar keselamatan.
Tim Leader Operasi UPT PLN Area Tolitoli, Muhammad Fajar Malik, menjelaskan korsleting umumnya terjadi akibat penggunaan material dan instalasi listrik yang tidak sesuai standar. Penggunaan kabel yang tidak sesuai kapasitas, penggantian MCB dengan produk yang tidak memenuhi spesifikasi, serta pemasangan instalasi yang tidak mengikuti prosedur dapat meningkatkan risiko kebakaran.
“Selain itu, penggunaan banyak peralatan listrik pada satu stop kontak juga berpotensi menimbulkan panas berlebih dan memicu korsleting,” ujar Muhammad Fajar Malik, 6/8/2026.
Menurutnya, instalasi listrik yang sudah berusia tua juga perlu mendapat perhatian. Kerusakan kabel akibat usia, gigitan tikus, maupun sambungan listrik ilegal dapat menjadi pemicu gangguan listrik hingga kebakaran.
PLN mengimbau masyarakat melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala. Seluruh material yang digunakan juga harus memenuhi standar keselamatan dan sesuai dengan kapasitas kebutuhan listrik di rumah.
Masyarakat juga diminta menghindari penggunaan stop kontak secara bertumpuk. Selain itu, penyambungan listrik secara ilegal harus dihindari karena tidak hanya membahayakan keselamatan penghuni rumah, tetapi juga melanggar ketentuan yang berlaku.
PLN mengingatkan masyarakat untuk mengenali sejumlah tanda instalasi listrik mulai bermasalah. Beberapa di antaranya MCB yang sering turun atau trip, kabel yang terasa panas ketika digunakan, serta munculnya bau gosong dari stop kontak maupun instalasi listrik.
“Kalau sudah ada tanda seperti MCB sering trip, kabel panas atau tercium bau gosong, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan. Jangan menunggu sampai terjadi kebakaran,” jelasnya.
Pemeriksaan instalasi listrik disarankan dilakukan oleh instalatir yang memiliki sertifikasi. Langkah tersebut penting untuk memastikan kondisi instalasi sesuai standar dan aman digunakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, cuaca panas bukan menjadi penyebab langsung terjadinya korsleting listrik. Namun, kondisi panas dapat mempercepat proses perambatan api apabila kebakaran sudah terjadi.
Dengan memastikan instalasi listrik dalam kondisi baik dan memenuhi standar, masyarakat diharapkan dapat menekan risiko kebakaran serta menjaga keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....