Akademisi Madako Dorong Masyarakat Terapkan Pangan Beragam
- 08 Agt 2026 14:32 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Akademisi Universitas Madako Tolitoli, Dr. Lukman Arif, mendukung upaya pemerintah daerah dalam mendorong masyarakat menerapkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan teratur.
Menurutnya, keberagaman sumber pangan perlu menjadi bagian dari pola konsumsi masyarakat sehari-hari. Masyarakat dinilai tidak seharusnya hanya bergantung pada satu jenis bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.
Dr. Lukman Arif mengatakan, berbagai sumber pangan yang tersedia di daerah dapat dimanfaatkan untuk menciptakan menu makanan yang lebih beragam sekaligus memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
“Saya mendukung penuh inisiatif pemerintah daerah dalam mendorong masyarakat mengatur pola konsumsi makanan dari berbagai sumber,” ujar Dr. Lukman Arif, Sabtu (8/8/2026).
Ia menjelaskan, penerapan pola makan yang beragam dan seimbang tidak hanya berkaitan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga memiliki dampak terhadap kualitas kesehatan masyarakat.
Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa kebutuhan pangan dan gizi dapat diperoleh dari berbagai komoditas yang tersedia, termasuk pangan lokal seperti umbi-umbian, jagung, serta sumber pangan lainnya.
“Pola makan yang seimbang dan teratur tidak hanya baik untuk ketahanan pangan, tetapi juga penting untuk kesehatan jangka panjang,” katanya.
Karena itu, ia berharap edukasi mengenai keberagaman pangan dapat dilakukan secara berkelanjutan oleh pemerintah dan berbagai pihak terkait. Edukasi dinilai penting agar masyarakat semakin memahami manfaat mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, dan seimbang.
Dr. Lukman Arif menilai, pemanfaatan pangan lokal juga dapat menjadi bagian dari strategi untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap satu komoditas pangan. Selain mendukung kesehatan, langkah tersebut berpotensi memperkuat pemanfaatan sumber daya pangan yang tersedia di daerah.
Pemerintah daerah diharapkan terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pola konsumsi pangan yang sehat. Dengan demikian, keberagaman pangan tidak hanya menjadi pilihan alternatif, tetapi dapat diterapkan sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....