19 ASN Parigi Moutong Jalani Rehabilitasi Narkoba

  • 05 Agt 2026 15:46 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Parigi Moutong – Sebanyak 19 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong akan menjalani rehabilitasi setelah hasil asesmen menyatakan mereka terkonfirmasi positif menggunakan narkotika dengan kadar rendah hingga sedang. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil tes urine massal yang digelar pada 21–24 Juli 2026.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Poso, AKBP Pradiptiya Mahayana, mengatakan tes urine tersebut diikuti oleh 1.108 peserta yang terdiri atas ASN, pejabat daerah, serta sejumlah siswa. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 28 ASN sempat terindikasi positif menggunakan narkotika.

Menurut Pradiptiya, hasil asesmen menunjukkan bahwa sembilan ASN yang sebelumnya terindikasi positif diketahui sedang menjalani pengobatan medis sehingga hasil pemeriksaan dipengaruhi oleh konsumsi obat yang diresepkan dokter.

"Dari 28 ASN yang terindikasi positif, sembilan orang diketuai sedang menjalani pengobatan. Mereka mengkonsumsi obat medis, ada yang menderita gangguan kecemasan sehingga harus mengonsumsi obat penenang dari dokter. Sementara 19 ASN lainnya berdasarkan hasil asesmen kami terkonfirmasi positif narkotika dengan kadar rendah hingga sedang dan akan menjalani rehabilitasi," ujar AKBP Pradiptiya Mahayana.4 Agustus 2026

Ia menjelaskan, rehabilitasi merupakan bentuk penanganan yang diberikan berdasarkan hasil asesmen terhadap penyalahguna narkotika. Proses tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Pradiptiya menegaskan bahwa asesmen menjadi tahapan penting dalam menentukan bentuk penanganan terhadap setiap peserta yang terindikasi positif. Dengan mekanisme tersebut, tindak lanjut dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu sehingga penanganannya lebih tepat sasaran.

"Rehabilitasi menjadi langkah pemulihan sesuai hasil asesmen, sekaligus memastikan proses penanganan dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku," katanya.

Tes urine massal tersebut merupakan bagian dari upaya deteksi dini penyalahgunaan narkotika di lingkungan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong. Selain melibatkan ASN, kegiatan itu juga diikuti oleh pejabat daerah dan sejumlah siswa sebagai langkah preventif untuk menekan penyalahgunaan narkoba sejak dini.

BNNK Poso berharap pelaksanaan tes urine dapat dilakukan secara berkala sebagai bentuk pengawasan dan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung terciptanya lingkungan pemerintahan yang bersih, sehat, profesional, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....