Sriyanti Dg. Parebba Pimpin PMI Tolitoli Periode 2026–2031
- 04 Agt 2026 13:38 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Musyawarah Kabupaten Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tolitoli menetapkan Hj. Sriyanti Dg. Parebba sebagai Ketua PMI Kabupaten Tolitoli masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut menjadi awal kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat peran PMI dalam memberikan pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat di Kabupaten Tolitoli.
Usai terpilih, Sriyanti menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh peserta musyawarah yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi kemanusiaan tersebut selama lima tahun ke depan. Ia menilai kepercayaan yang diberikan merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen.
Dalam sambutannya, Sriyanti menegaskan bahwa jabatan Ketua PMI bukan sekadar kehormatan, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada organisasi, masyarakat, dan Allah SWT. Karena itu, ia berkomitmen menjalankan kepemimpinan dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, serta kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
"Kepercayaan ini merupakan amanah yang sangat besar. Saya menerima amanah ini dengan penuh kerendahan hati, disertai tekad untuk bekerja secara sungguh-sungguh, menjunjung tinggi integritas, serta mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun golongan," ujar Hj. Sriyanti Dg. Parebba, 2/8/2026.
Pada masa bakti 2026–2031, PMI Kabupaten Tolitoli akan memprioritaskan penguatan kapasitas organisasi melalui tata kelola yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan. Menurut Sriyanti, keberhasilan PMI tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Selain pembenahan tata kelola organisasi, kepengurusan baru juga akan memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tolitoli beserta seluruh pemangku kepentingan. Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Sriyanti juga menegaskan bahwa pembinaan relawan akan menjadi salah satu fokus utama kepengurusannya. Penguatan kapasitas Korps Sukarela (KSR), Palang Merah Remaja (PMR), serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan PMI diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan kemanusiaan.
Ia menambahkan, organisasi yang kuat hanya dapat dibangun melalui kerja sama yang solid, komunikasi yang baik, serta semangat kebersamaan seluruh pengurus dan anggota. Dalam kesempatan itu, Sriyanti turut menyampaikan apresiasi kepada pengurus PMI Kabupaten Tolitoli periode sebelumnya atas dedikasi dan pengabdian yang telah menjadi fondasi bagi kemajuan organisasi.
"Kami mengajak Pemerintah Kabupaten Tolitoli, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, media massa, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi bersama PMI. Tantangan kemanusiaan ke depan hanya dapat dihadapi melalui kolaborasi dan semangat gotong royong," katanya.
Menutup sambutannya, Sriyanti mengajak seluruh keluarga besar PMI Kabupaten Tolitoli untuk menyatukan langkah, hati, dan semangat pengabdian dalam memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Ia juga memohon doa, dukungan, dan kerja sama dari seluruh pihak agar kepengurusan PMI Kabupaten Tolitoli periode 2026–2031 mampu mewujudkan organisasi yang profesional, tangguh, dan senantiasa hadir memberikan harapan bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....