BPS Sulteng Perkuat Sensus Ekonomi 2026 lewat FGD
- 31 Jul 2026 19:12 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Forum Group Discussion (FGD) sebagai upaya memperkuat pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menghimpun berbagai masukan dari para pemangku kepentingan sekaligus mencari solusi atas kendala yang dihadapi petugas selama proses pendataan di lapangan.
FGD yang berlangsung pada Kamis (30/7/2026) tersebut diikuti oleh para petugas sensus dan sejumlah pihak terkait. Forum ini difokuskan untuk mengevaluasi pelaksanaan pendataan yang saat ini masih berlangsung, sekaligus membahas berbagai persoalan yang berpotensi menghambat pencapaian target sensus.
Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Sulawesi Tengah, Imran Taufik, mengatakan forum diskusi menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan sesuai rencana. Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan agar setiap kendala yang muncul dapat segera diatasi.
"Melalui Forum Group Discussion ini, kami berharap dapat menghimpun berbagai masukan dari para pemangku kepentingan maupun petugas sensus sehingga dapat menghasilkan solusi bersama untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026," ujar Imran Taufik saat membuka kegiatan FGD, Kamis (30/7/2026).
Ia menjelaskan, proses pendataan hingga kini masih terus berlangsung di berbagai wilayah. Karena itu, setiap tantangan yang ditemui petugas di lapangan perlu segera diidentifikasi agar dapat diselesaikan tanpa mengganggu jadwal pelaksanaan sensus yang telah ditetapkan.
Menurut Imran, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada kualitas data yang berhasil dihimpun. Oleh karena itu, akurasi dan kelengkapan informasi menjadi prioritas utama selama proses pendataan berlangsung.
"Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 memiliki peran strategis sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, khususnya dalam menggambarkan kondisi dan potensi ekonomi di daerah. Karena itu, kualitas dan akurasi data menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan sensus," jelasnya.
Melalui pelaksanaan FGD tersebut, BPS Provinsi Sulawesi Tengah berharap koordinasi, komunikasi, dan sinergi antar instansi semakin kuat. Dengan demikian, seluruh tahapan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar, menghasilkan data yang akurat, serta menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.
Selain menjadi forum evaluasi, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kesiapan petugas sensus dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan, sehingga target pendataan dapat tercapai sesuai waktu yang telah direncanakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....