KWT Melati Desa Buga Rutin Kembangkan Pekarangan Produktif

  • 29 Jul 2026 15:44 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Desa Buga, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah. Kelompok yang berdiri sejak 2012 itu secara rutin menggelar pertemuan untuk membahas budidaya tanaman hortikultura hingga pengolahan hasil pertanian.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Buga, Sudirman, SP, mengatakan KWT Melati merupakan salah satu kelompok tani wanita yang aktif menjalankan berbagai kegiatan. Selain melakukan budidaya tanaman, anggota kelompok juga rutin berdiskusi mengenai teknik bercocok tanam agar hasil panen semakin baik.

Menurut Sudirman, KWT Melati dibentuk pada tahun 2012 dan disahkan oleh Kepala Desa Buga saat itu, Bado Muri, S.Com. Hingga kini, kelompok tersebut tetap konsisten melaksanakan pertemuan setiap bulan secara bergiliran di rumah anggota dengan melibatkan kepala desa, aparat desa, serta seluruh anggota kelompok.

"Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Desa Buga Kecamatan Ogodeide ini dibentuk sejak tahun 2012 yang disahkan oleh Kepala Desa Buga Bado Muri, S.Com. Dalam sebulan kelompok tani ini rutin melakukan pertemuan secara bergiliran di rumah warga yang dihadiri kepala desa, aparat desa, dan anggota kelompok. Biasanya lebih banyak membahas bagaimana agar tanaman dan hasilnya bagus," ujar Sudirman, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan, berbagai jenis tanaman yang dibudidayakan oleh anggota KWT Melati antara lain terong, tomat, kacang panjang, dan cabai. Hasil panen tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, tetapi juga dipasarkan sehingga dapat menambah pendapatan keluarga.

Selain mengembangkan budidaya sayuran, kelompok yang diketuai Emyarianti tersebut juga melakukan pengolahan hasil pertanian. Pisang, nangka, dan sukun diolah menjadi berbagai produk makanan, seperti keripik, yang memiliki nilai tambah dan berpotensi meningkatkan ekonomi anggota kelompok.

Sudirman berharap semangat anggota KWT Melati terus terjaga sehingga tidak hanya fokus pada budidaya tanaman, tetapi juga mampu mengembangkan usaha pengolahan hasil pertanian menjadi produk yang bernilai jual serta bermanfaat bagi kesehatan keluarga.

"Kelompok Wanita Tani Melati sejak terbentuk sampai sekarang mereka giat menanam berbagai macam sayuran di pekarangan. Saya sebagai PPL pendamping berharap bukan cuma menanam sayuran, tetapi juga mengolah hasil tanaman menjadi berbagai macam olahan seperti keripik pisang, nangka, dan berbagai produk lainnya," tutur Sudirman.

Meski menjalankan tugas pendampingan di dua wilayah, yakni Desa Buga dan Pulau Kabetan, Sudirman mengaku tetap bersyukur dapat berbagi pengetahuan kepada para petani. Ia berharap keberadaan KWT Melati dapat menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya dalam mengembangkan pertanian pekarangan yang produktif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....