Posyandu Jadi Garda Depan Cegah Stunting di Desa Diat
- 15 Jun 2026 09:38 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Buol – Pemerintah Desa Diat bersama Puskesmas Unone, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, terus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui peningkatan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengoptimalkan pelayanan Posyandu yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 9 hingga 10 setiap bulan.
Kegiatan Posyandu menjadi ujung tombak dalam memantau tumbuh kembang balita serta kondisi kesehatan ibu hamil. Selain itu, tenaga kesehatan juga melakukan deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko yang dapat menyebabkan stunting sejak masa kehamilan.
Bidan Desa Diat, Indah Sari, mengatakan bahwa salah satu fokus utama yang dilakukan petugas kesehatan adalah pemantauan ibu hamil yang berisiko mengalami Kurang Energi Kronis (KEK). Menurutnya, intervensi dini sangat penting untuk mencegah terjadinya stunting pada anak.
"Jika sebelumnya sempat tercatat ada satu kasus ibu hamil dengan kondisi KEK di Desa Diat, saat ini kondisi pasien tersebut dilaporkan telah tertangani dengan baik dan kembali ke kondisi normal," ujar Indah Sari kepada RRI, Sabtu (13/6/2026).
Ia menjelaskan, bagi ibu hamil yang terindikasi mengalami KEK, petugas kesehatan langsung memberikan pendampingan serta bantuan asupan nutrisi secara intensif. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi preventif untuk memastikan kondisi kesehatan ibu dan janin tetap terjaga.
Meski program berjalan dengan baik, Indah mengakui masih terdapat sejumlah kendala di lapangan. Faktor geografis, jarak tempuh yang cukup jauh, serta keterbatasan sarana transportasi sering menjadi penyebab sebagian warga tidak dapat menghadiri kegiatan Posyandu.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Puskesmas Unone bersama bidan desa dan kader kesehatan menerapkan metode sweeping atau jemput bola. Melalui strategi ini, petugas mendatangi langsung warga yang berhalangan hadir guna memastikan pelayanan kesehatan tetap diterima oleh seluruh sasaran.
Indah juga menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pemenuhan gizi dan pencegahan stunting sejak dini. Ia berharap warga lebih aktif mengikuti kegiatan penyuluhan maupun edukasi kesehatan yang diselenggarakan oleh tenaga kesehatan.
"Kami berharap masyarakat dapat lebih aktif mengikuti kegiatan edukasi dan penyuluhan gizi. Pemahaman yang baik tentang pentingnya gizi menjadi kunci utama dalam mencegah stunting sejak dini," katanya.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga pola makan sehat dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia akan sangat menentukan keberhasilan upaya menekan angka stunting di Desa Diat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....