Hari Hepatitis Sedunia Tingkatkan Kesadaran Cegah Penyakit Hati sejak Dini
- 29 Jul 2026 15:43 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli - Hari Hepatitis Sedunia kembali diperingati setiap Selasa, 28 Juli 2026, sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit hepatitis serta pentingnya upaya pencegahan dan deteksi dini. Peringatan ini menjadi ajakan bagi seluruh lapisan masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan hati.
Hari Hepatitis Sedunia ditetapkan berdasarkan hari kelahiran ilmuwan peraih Nobel, Dr. Baruch Samuel Blumberg, yang berhasil menemukan virus Hepatitis B (HBV) serta mengembangkan tes diagnostik dan vaksin hepatitis B. Penetapan ini dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam upaya pengendalian penyakit hepatitis di dunia.
Mengacu pada informasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, hepatitis merupakan penyakit yang menyerang organ hati dan menyebabkan peradangan. Penyakit ini dapat disebabkan oleh infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, penggunaan obat-obatan tertentu, hingga gangguan autoimun. Namun, penyebab yang paling sering terjadi adalah infeksi virus hepatitis yang berkembang biak di dalam tubuh.
Peringatan Hari Hepatitis Sedunia tahun ini juga menjadi pengingat bahwa hepatitis masih menjadi salah satu tantangan kesehatan global. Banyak penderita tidak menyadari dirinya telah terinfeksi karena gejalanya sering kali tidak muncul pada tahap awal. Oleh sebab itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala dan vaksinasi menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit.
Salah seorang warga Tolitoli, Rahmawati, mengaku peringatan Hari Hepatitis Sedunia memberikan pengetahuan baru mengenai pentingnya menjaga kesehatan hati.
"Saya baru mengetahui bahwa hepatitis bisa dicegah melalui vaksinasi dan pola hidup bersih. Informasi seperti ini perlu terus disampaikan agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan," ujarnya.
Masyarakat juga diimbau untuk menerapkan pola hidup sehat, menghindari penggunaan jarum suntik secara bergantian, memastikan makanan dan minuman tetap higienis, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti kulit menguning, mudah lelah, atau nyeri pada bagian perut.
Melalui peringatan Hari Hepatitis Sedunia pada Selasa, 28 Juli 2026, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pencegahan, deteksi dini, serta pengobatan hepatitis. Dengan langkah tersebut, angka penularan hepatitis di Indonesia diharapkan dapat terus ditekan sehingga tercipta masyarakat yang lebih sehat dan produktif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....