Wakili Buol di UI, Kades Lakuan Paparkan Potensi Wisata Pantai Siote

  • 26 Jul 2026 13:52 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Kepala Desa Lakuan, Kecamatan Lakea, Kabupaten Buol, Ramdan, menjadi salah satu wakil daerah yang terpilih mengikuti program Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, pada 30 Juni bulan kemarin.

Program hasil kolaborasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Civitas Akademika UI ini bertujuan membangun sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga tingkat desa demi mewujudkan tata kelola desa yang mandiri dan berdaya saing.

Ramdan mengaku sempat terkejut saat ditunjuk langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Kadis PMD) Kabupaten Buol, Arfandi, untuk menggantikan perwakilan desa lain yang menyatakan belum siap.

"Jujur saya tidak menyangka ditunjuk langsung oleh Pak Kadis PMD. Begitu mendapat kepastian dari panitia, saya langsung bergegas bersiap dan berangkat ke Palu tanggal 11," ujar Ramdan saat diwawancara, Jumat, 24 Juli 2026.

Ia menambahkan, kelancaran keberangkatannya tak lepas dari respons cepat dinas terkait dalam menyiapkan seluruh kelengkapan administrasi.

"Alhamdulillah, perjalanan ini berjalan sangat lancar berkat dukungan penuh dari Pak Kadis PMD, mulai dari penerbitan surat tugas hingga seluruh fasilitas pendukungnya," tambahnya.

Selama empat hari di Kampus UI Depok, Ramdan bersama para kepala desa se-Indonesia mengikuti rangkaian kegiatan intensif. Selain mendengarkan kuliah umum dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, mereka juga berdiskusi intensif dengan para pakar UI mengenai literasi, manajemen, serta inovasi desa.

Tak menyia-nyiakan kesempatan, Ramdan memanfaatkan forum tersebut untuk memaparkan potensi lokal desanya, khususnya Destinasi Wisata Pantai Siote.

"Nama Pantai Siote ini kami ambil dari kerang khas lokal yang habitatnya sangat langka dan hanya ada di kawasan Desa Lakuan. Ini keunikan ekosistem yang ingin kami perkenalkan ke tingkat nasional," jelas Ramdan di hadapan para pakar dan pejabat kementerian.

Inisiatif pengembangan Pantai Siote tersebut mendapat apresiasi hangat dari Kemendagri, Kemendes PDTT, dan Kemenparekraf. Ketiga instansi tersebut mendorong Pemdes Lakuan untuk terus berinovasi walau dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

Bahkan, pihak akademisi UI berencana menurunkan tim khusus untuk meneliti keberadaan kerang Siote dan ekosistem di pantai tersebut.

"Kami sangat optimistis Pantai Siote bisa menjadi ikon wisata baru Kabupaten Buol. Apalagi Rektor dan tim pakar UI berkomitmen melakukan studi khusus terkait ekosistem pantai kami," ungkap Ramdan optimis.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa gagasan besar ini tidak akan terwujud tanpa kerja sama seluruh warga.

"Sebagus apapun program dan inovasi yang kami rancang, kunci utamanya tetap ada pada partisipasi aktif dan dukungan seluruh lapisan masyarakat Desa Lakuan," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....