Dinas Pertanian Buol Siapkan Pembibitan dan Pupuk Dukung Penghijauan Kota

  • 25 Jul 2026 14:23 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, BUOL – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol menyatakan kesiapan penuh untuk mengawal dan mengeksekusi program penghijauan kota berbasis hortikultura. Langkah ini menjadi tindak lanjut teknis atas arahan Bupati Buol dalam upaya menciptakan kawasan kota yang asri dan produktif.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buol, Ir. H. Usman, M.Si., menegaskan bahwa jajarannya telah menyusun skema pendampingan lapangan secara komprehensif. Pihaknya berkomitmen menjamin ketersediaan sarana produksi pertanian guna mendukung kelancaran aksi penghijauan tersebut.

"Kami siap mendukung penuh melalui penyediaan pupuk, sarana pendukung, hingga pembinaan teknis. Keberhasilan gerakan ini membutuhkan sinergi erat antara pemerintah kecamatan, desa, kelompok tani, dan warga," jelas Usman, Jumat, 24 Juli 2026.

Usman menyampaikan bahwa keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada kesiapan teknis di tingkat tapak serta sinergi antar instansi. Oleh sebab itu, Dinas Pertanian siap menyalurkan bantuan berupa pupuk, alat pendukung, hingga pembinaan teknis secara berkala kepada kelompok-kelompok pengelola.

Guna mempercepat pelaksanaan di lapangan, Kadis Pertanian menekankan pentingnya segera dibentuk tim pelaksana di setiap wilayah kecamatan dan desa. Tim ini nantinya bertugas mengkoordinasikan aksi penanaman serta merawat tanaman hortikultura yang telah disediakan.

Dari sisi teknis komoditas, Penelaah Kebijakan Dinas Pertanian, Musadianto Madusila, S.P., M.Si., menjelaskan varian tanaman yang difokuskan mencakup tiga kategori utama. Kategori tersebut meliputi tanaman pelindung sebagai peneduh, tanaman hias untuk estetika, serta tanaman buah produktif seperti mangga, alpukat, dan rambutan.

Sebagai fondasi keberlanjutan program, Dinas Pertanian juga menyiapkan infrastruktur pendukung berupa kebun pembibitan (nursery) dan rumah kompos. Fasilitas ini didirikan untuk memastikan pasokan bibit berkualitas serta pupuk organik terus tersedia secara mandiri tanpa ketergantungan dari luar.

Dukungan operasional ini turut mendapat respon positif dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) serta pemerintah kecamatan. Kepala Dinas PMD, Arfandi Wehantow, S.I.P., M.Si., siap mengarahkan pemerintah desa untuk membentuk desa-desa percontohan yang fokus pada kebersihan, penghijauan, dan potensi wisata lokal.

Sementara itu, Camat Biau, Kahar Lamaka, S.Sos., mengonfirmasi komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan para lurah, kepala desa, dan kelompok tani di wilayahnya. Langkah cepat akan diambil guna menentukan lokasi pusat pembibitan serta mengintensifkan sosialisasi agar partisipasi aktif masyarakat dapat terbangun maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....