Kasus Kebakaran di Tolitoli Naik, Damkar Catat 22 Peristiwa
- 24 Jul 2026 12:26 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tolitoli mencatat peningkatan jumlah peristiwa kebakaran sepanjang tahun 2026. Berdasarkan data yang dihimpun, sejak Januari hingga pertengahan Juli 2026 telah terjadi sebanyak 22 kasus kebakaran di berbagai wilayah Kabupaten Tolitoli.
Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Tolitoli, Kasmir Ibrahim, saat dikonfirmasi RRI pada Kamis (23/7/2026), mengatakan dari total 22 kasus tersebut terdiri atas 13 kebakaran berat dan 9 kebakaran ringan. Sebagian besar kejadian terjadi di wilayah Kecamatan Baolan.
Ia menjelaskan, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah kasus kebakaran tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada sepanjang tahun 2025, Damkar Tolitoli hanya mencatat 15 peristiwa kebakaran, sehingga hingga pertengahan tahun 2026 saja jumlah kejadian sudah melampaui catatan tahun lalu.
"Kami mencatat ada 13 kasus kebakaran berat dan 9 kasus kebakaran ringan. Kejadian terakhir terjadi di Kilometer 1, Kelurahan Sidoarjo, yang mengakibatkan musibah kebakaran. Data ini tentu menjadi perhatian bersama agar upaya pencegahan lebih ditingkatkan," ujar Kasmir Ibrahim.
Menurutnya, peningkatan jumlah kebakaran menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan jiwa masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan peran aktif seluruh pihak dalam mengurangi risiko terjadinya kebakaran.
Kasmir mengungkapkan, berdasarkan jenis kejadiannya, kebakaran didominasi oleh kebakaran hutan dan lahan perkebunan serta kebakaran rumah tinggal. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kelalaian manusia hingga potensi gangguan pada instalasi listrik.
Ia menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas, terutama dengan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman, tidak meninggalkan kompor yang masih menyala tanpa pengawasan, serta menghindari tindakan yang dapat memicu munculnya api di lahan maupun permukiman.
"Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran. Jika terjadi kebakaran, segera laporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan," tegas Kasmir.
Damkar Satpol PP Kabupaten Tolitoli berharap meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap langkah-langkah pencegahan dapat menekan angka kejadian kebakaran pada sisa tahun 2026. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam melindungi keselamatan warga serta mengurangi kerugian akibat bencana kebakaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....