Petani Tolitoli Diminta Andalkan Data Hadapi Perubahan Iklim
- 23 Jul 2026 11:47 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Perubahan iklim yang memicu cuaca ekstrem menjadi tantangan besar bagi sektor pertanian. Kondisi tersebut menuntut para petani untuk semakin adaptif dalam mengelola usaha tani agar produktivitas tetap terjaga, khususnya di tengah musim kemarau yang berlangsung di Kabupaten Tolitoli.
Akademisi Dr. Salawati, S.P., M.Si., mengingatkan pentingnya pemanfaatan informasi berbasis data dalam setiap pengambilan keputusan di sektor pertanian. Hal itu disampaikannya saat wawancara bersama RRI.CO.ID, Rabu (22/7/2026), terkait strategi menghadapi dampak perubahan iklim terhadap aktivitas pertanian.
Menurut Dr. Salawati, keberhasilan usaha tani saat ini tidak lagi hanya bergantung pada pengalaman para petani, tetapi juga dipengaruhi oleh kemampuan membaca kondisi lingkungan berdasarkan informasi ilmiah yang tersedia. Data mengenai cuaca, iklim, dan musim dinilai menjadi acuan penting sebelum memulai proses budidaya.
Ia menegaskan bahwa informasi prakiraan cuaca maupun perkembangan musim perlu menjadi pertimbangan utama sebelum melakukan penanaman, pengolahan lahan, hingga penentuan waktu panen. Dengan demikian, risiko gagal panen akibat cuaca ekstrem dapat ditekan.
"Kita bisa mendapatkan informasi, dan apapun yang kita lakukan, kalau berbasis data, insya Allah kerugiannya dapat diminimalisir atau kita dapat memperoleh hasil yang kita inginkan," ujar Dr. Salawati, S.P., M.Si.
Lebih lanjut, ia mendorong para petani untuk terus meningkatkan pengetahuan dengan memanfaatkan berbagai sumber informasi yang terpercaya. Penyuluh pertanian, lembaga penelitian, hingga informasi prakiraan cuaca yang diterbitkan secara berkala oleh instansi terkait dinilai dapat menjadi referensi penting dalam mendukung pengambilan keputusan di lapangan.
Dr. Salawati juga menilai bahwa adaptasi terhadap perubahan iklim tidak dapat ditunda. Berbagai strategi seperti penerapan teknologi budidaya yang lebih efisien, pengelolaan penggunaan air, serta pemilihan varietas tanaman yang sesuai dengan kondisi musim menjadi langkah yang perlu diterapkan secara berkelanjutan.
Ia berharap upaya tersebut mampu meningkatkan ketahanan sektor pertanian di Kabupaten Tolitoli sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan daerah. Menurutnya, sinergi antara petani, penyuluh, pemerintah, dan akademisi menjadi faktor penting dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.
Di akhir wawancara, Dr. Salawati menyampaikan apresiasi kepada para petani yang tetap berkomitmen menjaga produksi pangan meskipun menghadapi berbagai tantangan alam. Ia berharap seluruh petani di Kabupaten Tolitoli terus meningkatkan kapasitas, memanfaatkan informasi berbasis data, dan menerapkan inovasi pertanian agar hasil panen tetap optimal serta mampu mendukung ketahanan pangan daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....