PM-AAS Diharapkan Tingkatkan Indeks Tanam di Buol
- 23 Jul 2026 11:35 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID Tolitoli – Penerapan Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa S. Modo, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman dari dua kali menjadi tiga kali musim tanam dalam satu tahun. Program tersebut dilaksanakan pada Selasa, 21 Juli 2026.
Penyuluh Pertanian Kabupaten Buol, Rosnawati, S.P, mengatakan PM-AAS merupakan salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi usaha tani melalui penerapan teknologi modern pada budidaya padi.
Ia menjelaskan, sasaran utama program ini adalah para petani yang tergabung dalam kelompok tani. Melalui kelembagaan tersebut, proses pendampingan, penerapan teknologi, hingga evaluasi pelaksanaan program dapat dilakukan secara lebih terarah.
"Program ini dilaksanakan oleh petani melalui kelompok tani, sehingga penerapan teknologi dan pendampingannya dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat langsung kepada petani," ujar Rosnawati saat diwawancarai RRI.CO.ID. Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, PM-AAS mengkombinasikan berbagai inovasi pertanian modern, mulai dari penggunaan benih unggul, pemupukan presisi, pengelolaan air, mekanisasi pertanian, hingga peningkatan populasi tanaman yang ditargetkan mampu meningkatkan hasil produksi secara signifikan.
Rosnawati menyebutkan, target produktivitas yang ingin dicapai melalui program tersebut berkisar antara 8 hingga 15 ton gabah per hektar, jauh lebih tinggi dibanding rata-rata produktivitas yang selama ini diperoleh petani.
Selain peningkatan hasil panen, program ini juga diarahkan untuk meningkatkan intensitas tanam. Dengan pengelolaan lahan yang lebih baik, petani diharapkan mampu menanam padi hingga tiga kali dalam setahun.
"Harapan kami, melalui PM-AAS indeks pertanaman yang sebelumnya hanya dua kali musim tanam dapat meningkat menjadi tiga kali musim tanam dalam setahun. Dengan demikian produksi padi meningkat dan kesejahteraan petani juga ikut bertambah," tutur Rosnawati.
Melalui penerapan PM-AAS, Pemerintah berharap transformasi menuju pertanian modern dapat terus berkembang di Kabupaten Buol. Dukungan penyuluh, kelompok tani, serta pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting dalam mewujudkan peningkatan produksi pangan sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....