Pengajian Akbar di Kecamatan Bukal Perkuat Syiar dan Keimanan Masyarakat

  • 23 Jul 2026 11:30 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli – Majelis Ta'lim Al-Qalam Desa Diat menggelar Pengajian Akbar Al-Mauizatul Hasanah di Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Ahad (19/7/2026). Kegiatan bertema "Menggali Nilai Spiritual Melalui Ibadah dan Muamalah Sebagai Wujud Peningkatan Keimanan kepada Allah SWT" itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Pengajian akbar tersebut dihadiri Pemerintah Kecamatan Bukal, para kepala desa se-Kecamatan Bukal, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ibu-ibu Majelis Ta'lim dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Bukal. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan tingginya kepedulian terhadap kegiatan pembinaan keagamaan.

Acara yang bertepatan dengan 4 Safar 1448 Hijriah itu menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan bermasyarakat.

Penceramah dalam kegiatan tersebut, Ustadz Muhajir Ahmad Dokliwan, S.Sos., mengatakan bahwa pengajian akbar merupakan salah satu sarana efektif untuk meningkatkan pemahaman umat terhadap ajaran Islam, baik dalam aspek ibadah maupun muamalah.

"Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari syiar agama kepada masyarakat. Harapannya, melalui pengajian seperti ini masyarakat semakin beriman dan bertakwa kepada Allah SWT," ujar Ustadz Muhajir Ahmad Dokliwan saat diwawancarai usai kegiatan, Ahad (19/7/2026).

Menurutnya, ibadah tidak hanya berkaitan dengan hubungan manusia kepada Allah SWT, tetapi juga harus tercermin dalam kehidupan sosial melalui perilaku yang baik, saling menghormati, serta menjaga persaudaraan di tengah masyarakat.

Ia menilai respons masyarakat Kecamatan Bukal terhadap penyelenggaraan Pengajian Akbar Al-Mauizatul Hasanah sangat positif. Antusiasme peserta yang hadir menjadi bukti bahwa masyarakat masih memiliki semangat tinggi untuk mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan.

Ustadz Muhajir berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai media dakwah dan pembinaan umat. Dengan demikian, nilai-nilai keislaman dapat semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat.

"Tiada tempat kembali untuk mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat kecuali kembali kepada ketaatan kepada Allah SWT. Itulah pesan yang ingin kami sampaikan kepada seluruh masyarakat dan peserta pengajian," tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....