Pemdes Guamonial Siap Gelar Turnamen Sepak Bola "Kades Cup" Berhadiah Rp50 Juta

  • 11 Jun 2026 11:19 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Buol - Pemerintah Desa Guamonial, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, tengah mematangkan persiapan menjelang pembukaan turnamen sepak bola bergengsi bertajuk "Kades Guamonial Cup". Turnamen ini rencananya akan dibuka secara resmi pada hari Minggu mendatang.

Penjabat (Pj) Kepala Desa Guamonial, Irwan Bandung, mengungkapkan bahwa ajang ini mendapatkan antusiasme yang sangat tinggi dari berbagai klub sepak bola di Kabupaten Buol. Dari total 40 klub yang mendaftar, kini tersisa 34 klub yang dipastikan siap berlaga setelah melalui proses technical meeting.

"Klub-klub ini merupakan keterwakilan dari 7 kecamatan di Kabupaten Buol, mulai dari Kecamatan Gadung, Tiloan, Bokat, Bukal, Lakea, Keramat, Biau, dan Kecamatan Momunu sendiri sebagai tuan rumah. Hanya Kecamatan Paleleh yang absen," ujar Irwan saat diwawancarai.

Menggunakan Sistem Siang-Malam

Salah satu daya tarik utama dari turnamen ini adalah fasilitas Lapangan Guamonial yang sudah dilengkapi dengan penerangan lampu yang memadai. Proyek pengadaan tiang lampu ini bersumber dari Dana Desa tahun 2024.

"Kami memasang 4 tiang lampu di lapangan, sehingga pertandingan bisa dilaksanakan siang dan malam (sore dan malam). Untuk tingkat desa di Kabupaten Buol, fasilitas lampu lapangan kami bisa dibilang salah satu yang terbaik setelah stadion utama," tambah Irwan.

Saat ini, persiapan fisik arena pertandingan sudah mencapai 85%. Pihak panitia sedang merampungkan pemagaran dan pintu masuk lapangan, yang ditargetkan selesai 100% pada hari Jumat ini.

Misi Utama: Silaturahmi dan Dongkrak Ekonomi Warga

Turnamen Kades Guamonial Cup ini menyiapkan total bonus hadiah sebesar Rp50 juta yang akan dibagikan kepada Juara 1 hingga Juara 4, serta penghargaan individu untuk Pemain Terbaik (Best Player) dan Pencetak Gol Terbanyak (Top Skorer).

Meski hadiah yang diperebutkan cukup besar, Irwan menekankan bahwa esensi utama dari kegiatan ini bukanlah sekadar menang atau kalah, melainkan sebagai wadah silaturahmi antar-desa. Untuk itu, panitia menerapkan aturan ketat yang hanya memperbolehkan pemain lokal dari Kabupaten Buol.

Selain sebagai wadah bakat generasi muda, turnamen ini juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat setempat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Tujuan intinya adalah meningkatkan pendapatan UMKM di desa kami. Di tengah kondisi daya beli masyarakat yang sedang kurang, adanya turnamen ini diharapkan bisa menambah hasil penjualan warga yang berdagang kecil-kecilan," harapnya.

Komitmen Keamanan dan Koordinasi dengan Forkopimda

Untuk memastikan acara berjalan lancar hingga babak final, pihak Pemdes Guamonial telah berkoordinasi erat dengan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Daerah, Polsek, Koramil, KONI Buol, hingga Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Buol untuk proses perizinan keramaian dari Polres.

Irwan juga menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk tindakan anarkis selama turnamen berlangsung. "Saya berkomitmen, apabila ada klub atau manajer yang membuat insiden atau kekacauan, maka klub tersebut akan langsung kami diskualifikasi dari pertandingan," tegasnya.

Terkait prosesi pembukaan (kick-off) pada hari Minggu sore nanti, pihak panitia masih melakukan konsultasi mengenai kesediaan waktu Penjabat (Pj) Bupati Buol. Jika Bupati berhalangan hadir karena kesibukan, pembukaan rencananya akan diwakili oleh Wakil Bupati atau pihak Askab Kabupaten Buol.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....