Pemulihan Korban Kebakaran Km 1 Tolitoli Terus Berlanjut

  • 22 Jul 2026 13:50 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, TOLITOLI – Pemerintah Kabupaten Tolitoli terus mengintensifkan penanganan pasca kebakaran yang melanda kawasan Kilometer 1, Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan. Fokus penanganan saat ini diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar para korban serta proses pemulihan pasca bencana bagi warga terdampak kebakaran yang terjadi pada Sabtu (11/7/2026) malam.

Lurah Sidoarjo, Munafri, mengatakan hingga saat ini sebagian korban masih bertahan di tenda pengungsian yang didirikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Sosial. Sementara itu, sejumlah warga lainnya memilih mengungsi sementara di rumah kerabat maupun keluarga terdekat.

"Selama masa tanggap darurat, kebutuhan dasar para korban terus diupayakan melalui dapur umum yang disiapkan pemerintah. Selain itu, berbagai bantuan juga terus berdatangan," ujar Munafri kepada RRI, Senin (20/7/2026).

Ia menjelaskan, bantuan yang diterima para penyintas tidak hanya berasal dari Pemerintah Kabupaten Tolitoli, tetapi juga datang dari berbagai instansi pemerintah, perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat yang secara sukarela memberikan dukungan bagi korban kebakaran.

Munafri mengungkapkan, musibah kebakaran di Kilometer 1 menjadi peristiwa kebakaran terbesar kedua yang pernah terjadi di Kelurahan Sidoarjo setelah kebakaran besar di kawasan Kompleks Empang Pelabuhan pada tahun 2022. Karena itu, pemerintah kelurahan mengingatkan masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.

"Kami menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan kompor gas, instalasi listrik, maupun sumber api lainnya agar kejadian serupa tidak kembali terjadi," katanya.

Sementara itu, Bupati Tolitoli H. Amran H. Yahya yang meninjau langsung lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan sembako kepada para korban, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga. Ia menegaskan pemerintah daerah berkomitmen membantu proses pemulihan hingga masyarakat dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tolitoli kami turut prihatin atas musibah ini. Pemerintah daerah akan membantu proses pemulihan melalui penimbunan lokasi serta memberikan bantuan sebesar Rp25 juta kepada setiap kepala keluarga terdampak untuk pembangunan rumah baru," ujar Amran.

Berdasarkan data pemerintah daerah, kebakaran tersebut menghanguskan sembilan unit rumah hingga rata dengan tanah, sementara dua rumah lainnya mengalami dampak akibat kobaran api. Sedikitnya 40 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut dan saat ini masih membutuhkan pendampingan selama proses pemulihan berlangsung.

Pemerintah Kabupaten Tolitoli bersama BPBD, Dinas Sosial, serta instansi terkait memastikan penanganan darurat dan rehabilitasi akan terus dilakukan hingga seluruh kebutuhan dasar warga terpenuhi. Di sisi lain, masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran melalui penggunaan instalasi listrik yang aman, pengecekan peralatan memasak secara berkala, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....