Ismail Siap Jadi Agen Perubahan lewat ADUJAK Sulteng
- 04 Jul 2026 15:06 WIB
- Toli Toli
RRI.CO.ID, Tolitoli – Semangat generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah ditunjukkan Ismail melalui keikutsertaannya dalam Apresiasi Duta dan Jambore Ajang Kreativitas (ADUJAK) Sulawesi Tengah. Bagi pemuda asal Sulawesi Tengah tersebut, program itu menjadi ruang belajar, berkolaborasi, serta memperluas jejaring dengan sesama pemuda yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan daerah.
Ismail menilai perubahan tidak dapat diwujudkan secara individu, melainkan melalui kolaborasi, lahirnya perspektif baru, dan keberanian terjun langsung ke tengah masyarakat. Menurutnya, Sulawesi Tengah memiliki potensi besar, namun masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persoalan lingkungan, pendidikan, hingga rendahnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
"Harapan saya, setelah mengikuti program ini saya tidak hanya menjadi peserta yang memperoleh ilmu, tetapi juga menjadi pemuda yang mampu menginspirasi dan menggerakkan lingkungan sekitar," kata Ismail saat dihubungi RRI.co.id, Kamis (2/7/2026).
Ia menambahkan, tantangan pembangunan tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan sumber daya, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar terlibat aktif dalam menciptakan perubahan. Karena itu, generasi muda memiliki peran strategis sebagai penghubung antara ide, teknologi, dan kebutuhan masyarakat.
Menurut Ismail, kreativitas, kemampuan beradaptasi, serta akses informasi yang dimiliki generasi muda harus diwujudkan melalui aksi nyata. Baginya, agen perubahan adalah mereka yang mampu mendengarkan kebutuhan masyarakat dan menghadirkan solusi yang relevan. Ia meyakini perubahan besar dapat berawal dari langkah-langkah kecil yang mampu menggerakkan lingkungan sekitar.
Usai mengikuti ADUJAK, Ismail berkomitmen membagikan ilmu dan pengalaman yang diperolehnya melalui berbagai kegiatan edukasi, pengabdian kepada masyarakat, serta memperkuat kolaborasi dengan komunitas pemuda. Ia juga ingin mengembangkan berbagai program di bidang pelestarian lingkungan dan pemberdayaan generasi muda.
Ismail berharap semakin banyak masyarakat yang peduli terhadap pengelolaan sampah, semakin banyak remaja yang berani menjadi pelopor di lingkungannya, serta semakin banyak komunitas yang bersama-sama membangun daerah. Menurutnya, pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda yang siap menjadi bagian dari solusi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....